Rabu, 20 September 2017 16:22

Waduh, anak sekolah banyak mencari psikotropika di apotek

Reporter : Fery Bangkit 
Petugas Satuan  Narkoba Polres Cimahi sedang melakukan  Sidak disebuah apotek.
Petugas Satuan Narkoba Polres Cimahi sedang melakukan Sidak disebuah apotek. [limawaktu dok]

Limawaktu.id, - Suprapti Indayani (65) Asisten Apoteker, di salah satu apotek di Jln. Gatot Subroto, Kota Cimahi mengakui jika apoteknya kerap didatangi anak usia sekolah yang mencari obat-obatan jenis psikotropika seperti destro dan tramadol tanpa resep dokter.

Hal itu dikatakan Suprapti saat apoteknya didatangi tim gabungan dari Satnarkoba Polres Cimahi, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cimahi dan Dinas Kesehatan Kota Cimahi, dalam rangka Inspeksi Mendadak (Sidak), Rabu (20/9/2017).

Selain anak sekolah, terang Suprapti, masyarakat umum juga banyak yang datang ke apoteknya tanpa membawa resep dokter. Bahkan, pihaknya sempat menemukan beberapa kali masyarakat yang nekat membawa resep palsu demi mendapatkan obat jenis psikotropika.

"Tapi kitakan selalu tertib masalah obat-obatan, kita tidak pernah memberikan obat tanpa resep dokter. Kalau perlu kita telepon dokternya untuk memastikan, kita harus hati-hati karena berbahaya juga ada efek sampingnya," ujar Suprapti.

Selain Suprapti, ada sejumlah apotek lain yang didatangi tim gabungan untuk diperiksa dan diberikan imbauan agar tidak sembarangan menjual obat-obatan yang mengandung psikotropika.

Selain memeriksa setiap obat yang dijual di apotek, petugas juga menempelkan selebaran berisi himbauan kepada masyarakat dan pemilik apotek agar tidak membeli menjual atau melayani pembeli obat keras tanpa resep dokter.

Kasat Narkoba Polres Cimahi , AKP Wahyu Agung mengatakan, kegiatan sidak ini untuk mencegah peredaran obat-obatan terlarang di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.

"Ini seluruh Polres serentak melaksanakan kegiatan himbauan ke apotek untuk sasaran psikotropika. Sifatnya hanya untuk menghimbau supaya masyarakat tidak menyalahgunakan obat psikotropika," ujar Wahyu Agung, saat ditemui usai sidak di Jalan Gandawijaya, Rabu (20/9/2017).

Dari hasil pemeriksaan tersebut, kata Wahyu, pihaknya belum menemukan adanya obat-obatan yang dilarang dijual belikan di apotek yang ada di Cimahi.

"Untuk saat ini wilayah Cimahi steril, tapi kedepan kita akan lakukan penyelidikan lagi, karena kalau sampai terbukti pasti kita akan panggil yang bersangkutan dan akan dicabut izinnya sementara," katanya. (kit)