Sabtu, 29 Februari 2020 19:00

Usut Dugaan Pencabulan Oleh Ayah Kandung, Polisi Sudah Periksa 3 Saksi

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro Saat Gelar Perkara
Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro Saat Gelar Perkara [Fery Bangkit]

Limawaktu.id – Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi sudah memeriksa tiga orang saksi kasus dugaan pencabulan dan perkosaan yang dilakukan seorang pedagang cilok berinisial RM (25) terhadap anak kandungnya sendiri berinisial S (5).

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan Pengumpulan Bahan Keterangan (Pulbaket) dari Tempat kejadian Perkara (TKP) dan saksi-saksi.

"Sudah kita tangani dan sekarang sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Total sampai saat ini 3 orang saksi yang sudah diperiksa," tutur AKP Yohannes saat dihubungi, Sabtu (29/2/2020).

Saat ini, pihaknya baru menerima hasil visum yang dilakukan korban di rumah sakit setelah resmi melaporkan kasus tersebut ke kepolisian. 

 "Hasil visum sudah keluar. Tapi belum bisa disampaikan karena materi penyelidikan," ucapnya. 

Selain saksi, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan ibu kandungnya. "Saksi ada 1 lagi yang akan diperiksa. Untuk korban dan ibunya sudah diperiksa. Doakan saja segera terungkap," tegasnya. 

Berita sebelumnya, kejadian nahas yang dialami bocah malang itu berawal ketika ibu pelaku menjemput sang cucu untuk dibawa ke rumahnya di Cidahu, Kabupaten Bandung Barat (KBB), 19 Januari lalu. Korban hanya sehari berada di rumah neneknya, karena sang nenek akan pergi ke Cikarang pada tanggal 20 Januari. 

Setelah pulang ke rumah, P (21), ibu kandung korban mengatakan anaknya kerap mengeluhkan sakit pada bagian organ intimnya. Bocah polos itu kemudian bercerita bahwa sang ayah telah menusuk-nusuk bagian kemaluannya menggunakan tangan dan menggunakan alat vitalnya. 

"Saya tanya kenapa, anak saya jawab katanya dicolok kemaluannya pakai tangan ayahnya, terus sempat sama alat vital ayahnya juga. Terus bagian anusnya digesek-gesek sama kemaluan ayahnya," tutur P. 

P kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polres Cimahi pada 22 Januari, tepat beberapa saat setelah anaknya diperiksakan ke dokter.

Baca Lainnya