Kamis, 9 Agustus 2018 13:15

Ustadz Tatan Ahmad Santana: Jaksa Agung (HM Prasetyo) Jangan Ngirim Jaksa Ecek-ecek

Reporter : Fery Bangkit 
Ustadz Tatan Ahmad Santana saat melakukan orasi
Ustadz Tatan Ahmad Santana saat melakukan orasi [limawaktu]

Limawaktu.id,- Dituntut ringan JPU Kejari Bandung, keluarga besar Persis meminta Jaksa Agung HM Prasetyo agar melakukan eksaminasi (memeriksa) terhadap jaksa yang menangani kasus penganiayaan yang menewaskan Komandan Brigade Persis Ustadz Prawoto.

"Jadi satu yang harus kita perhatikan. Ini isu kasus nasional. Jaksa Agung (HM Prasetyo) jangan ngirim jaksa ecek-ecek," kata Ustadz Tatan Ahmad Santana usai melakukan orasi.

Baca Juga : Terdakwa Penganiayaan Terhadap Komandan Brigade Persis Dituntut 6,5 Tahun Penjara

Tatan pun mengingatkan pada aksi 24 Februari 2018 dimana sekitar 40 ribu masa Persis mendatangi Jakarta. Bahkan, saat itu Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan akan menegakan hukum dan keadilan.

Sebagai orang awam, Tatan mengaku jaksa sangat tidak cermat dalam memutuskan tuntutannya. Dimana dia menerapkan pasal 351 KUHPidana, yakni penganiayaan yang menyebabkan orang lain meninggal. Padahal konflik terdakwa dengan korban sudah lama.

Baca Juga : Terdakwa Penganiaya Komandan Brigade Persis Divonis Hari ini

Tatan pun menyangkan jaksa tidak mengambil konstruksi lain. Terdakwa sebelumnya melempari rumah korban, kemudian pegang barang. Kenapa tidak memberikan hukuman berat sesuai pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana. Pihaknya sepakat tidak interpensi pengadilan, hanya ingin memastikan tegakan hukum seadil-adilnya.

"Kami minta Jaksa Agung melakukan eksaminasi terhadap kasus ini. Kok jaksanya seperti ini," ujarnya.

Atas nama keluarga besar Persis, Tatan pun meminta agar majelis hakim berkehendak dan mampu mengambil sikap ultrapetita (mengambil keputusan lebih tinggi) atas tuntutan jaksa. Karena jika kasus yang menyorot perhatian secara nasional, dan disepelekan seperti ini dikhawatirkan banyak orang.

Baca Lainnya