Selasa, 27 November 2018 16:34

Ungkap Kasus Berdarah di Cimahi, Polisi Periksa 7 Saksi

Reporter : Fery Bangkit 
Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N Adiputra.
Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N Adiputra. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Satreskrim Polres Cimahi sejauh ini telah memeriksa sekitar tujuh saksi terkait tewasnya Edwin Suradi (58) di halaman rumah kosong di Jln. Rancabeulut, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi beberapa waktu lalu.

"Untuk jumlah saksi yang sudah diperiksa ada 6 orang, sekarang sedang kita periksa seorang saksi lagi. Sejauh ini total sudah 7 saksi, dan masih bisa berkembang," terang Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N Adiputra saat ditemui di Mapolres Cimahi, Jln. Amir Mahmud, Selasa (27/11/2018).

Baca Juga : Pengusaha Galon Tewas di Halaman Rumah Kosong, Polisi:Prediksi Kami Mengarah Pada Penganiayaan

Ia memastikan, pria paruh baya asal Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) merupakan korban pembunuhan. "Kami membenarkan bahwa telah terjadi tindak pidana menghilangkan nyawa orang lain dengan sengaja terhadap korban. Hal itu berdasarkan proses olah TKP yang kami lakukan di lokasi kejadian dan luka di bagian kepala sebelah kiri pada korban," beber Niko.

Dia melanjutkan, pengembangan terhadap kasus tersebut masih terus dilakukan dengan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, terutama kerabat korban. Dijelaskannya, pihaknya juga tengah menunggu hasil autopsi yang dilakukan untuk memastikan jumlah luka pada tubuh korban dan luka mana yang menyebabkan korban meregang nyawa.

Baca Juga : Sandal dan Bungkus Kopi jadi Barang Bukti Tewasnya Pengusaha Galon di Cimahi

"Untuk luka yang sudah pasti itu di kepala sebelah kiri korban, karena paling terlihat. Namun jumlah luka lain dan yang menyebabkan korban meninggal belum bisa dipastikan," tegasnya.

Sejauh ini, tim khusus yang bergerak melakukan pengembangan kasus tersebut sudah mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk jadi alat bukti petunjuk.

"Ada beberapa yang kami amankan. Barang bukti yang tidak berkaitan dengan kasus ini nanti akan kita kembalikan, baik yang disita dari TKP maupun yang disita dari tempat lain," pungkasnya.

Baca Lainnya