Selasa, 8 Januari 2019 17:51

Tabrak Trotoar, Seorang Jambret Diringkus Polisi

 Polsek Bandung Wetan berhasil meringkus seorang penjambret yang kerap beraksi di wilayah Kota Bandung, RF (17), sekira pukul 00.30, Selasa (8/1).  
Polsek Bandung Wetan berhasil meringkus seorang penjambret yang kerap beraksi di wilayah Kota Bandung, RF (17), sekira pukul 00.30, Selasa (8/1).   [Limawaktu]

Limawaktu.id - Polsek Bandung Wetan berhasil meringkus seorang penjambret yang kerap beraksi di wilayah Kota Bandung, RF (17), sekira pukul 00.30, Selasa (8/1).  

Kapolsek Bandung Wetan Kompol R Budi Triyono menuturkan, kejadian bermula ketika tersangka yang menggunakan sepeda motor Suzuki Satria FU memepet korban ED (21), yang saat itu dibonceng oleh saksi Y. Tersangka tak sendirian, melainkan berdua dengan EM. 

Baca Juga : Dorr. . . Polisi Tembak Lima Jambret di Kota Bandung

Di depan SPBU Jalan Sunda, tersangka menarik paksa tas yang posisinya diselendangkan dan didekap oleh korban. Sempat terjadi tarik menarik antara korban dengan RF, namun karena tarikannya keras dan takut terjatuh, ED merelakan tasnya dibawa pelaku. 

Setelah berhasil merebut tas tersebut, keduanya langsung kabur, namun dikejar oleh korban dan pengguna jalan lain. Akhirnya tersangka RF dibekuk di Jalan Progo oleh petugas Polsek Bandung Wetan yang sedang berpatroli. 

"Pelaku kehilangan kendali sampai akhirnya jatuh menabrak trotoar. Salah seorang pelaku berhasil diamankan, dan seorang lainnya berhasil melarikan diri," ujar Budi, di Mapolsek Bandung Wetan, Selasa (8/1). 

Polisi masih mengejar EM yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO). Dari tangan RF, petugas menyita sejumlah barang bukti seperti satu unit sepeda motor, satu unit telepon genggam, satu buah dompet, satu buah tas wanita. Akibat peristiwa ini, korban mengalami kerugian hingga Rp 1,5 juta. 

"Berdasarkan keterangan tersangka, yang bersangkutan sudah melakukan aksinya lebih dari dua kali di Kota Bandung," tukas Budi. 

Akibat perbuatannya tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian, yang ancaman hukumannya hingga tujuh tahun penjara. (*)

Baca Lainnya