Sabtu, 28 Oktober 2017 22:46

Sosok 'Si Jampang' TO Kepolisian yang Tewas Dini Hari Tadi

Reporter : Fery Bangkit 
Kediaman Asep Jampang.
Kediaman Asep Jampang. [Limawaktu]

Limawaktu.id, - Ahmad Suratno (55) tak ingin membuka lebih detail sosok menantunya, Asep 'Jampang' yang tewas dini hari tadi, Sabtu (28/10/2017) di aliran Sungai Cibodas, Kel. Utama, Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Asep merupakan Target Operasi (TO) Satresnarkoba Polres Cimahi.

Dikatakan Ahmad, ia tidak mengetahui bahwa menantunya tersebut terlibat dalam kejahatan narkotika.

Baca Juga : Kronologi Tewasnya 'Si Jampang', TO Polres Cimahi

"Saya kurang tau. Belum jelas. Saya dikasih taunya udah tergeletak aja di pinggir selokan," ujar Ahmad saat ditemui di rumah duka, Kp. Cibodas, RT 04/14, Kel. Utama, Kec. Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Sabtu (28/10/2017).

Asep 'Jampang' memiliki dua anak buah cintanya dengan sang istri. Menurut Ahmad, Asep sehari-hari bekerja sebagai pengantar barang dari salah satu pabrik di Cimahi.

"Dia dipercaya sama pabrik nganterin barang kaya benang. Kesehariannya juga baik sama orang-orang sini," katanya.

Sebelumnya, warga sekitar menjelaskan kronologis tewasnya Asep. Ridwan, salah satu saksi menuturkan, Sabtu (28/10/2017) sekitar pukul 01.00 WIB, anggota kepolisian melakukan penggerebekan di kediaman pelaku, yang berjarak sekitar 3 kilometer dari tempat tubuh Asep ditemukan tak bernyawa.

Saat petugas dari Satresnarkoba Polres Cimahi menyatroni rumah Asep, ia yang ternyata sedang mabuk kemudian melarikan diri melalui pintu samping rumahnya.

Dalam pelarian itu, ia sempat bertemu dengan Iwan Ridwan, Satpam dan Ade Abidin, Linmas, sekitar pukul 01.30 WIB. Saat itu, Asep berjalan dengan kondisi sempoyongan sambil berbicara 'ngelantur' dan tidak jelas. Namun saat ditanya dan akan dibawa ke Pos Satpam, Asep justru kabur.

Karena curiga, Iwan dan Ade lantas mengejar Asep ke arah Komplek Polri, Cibodas, Cimahi Selatan. Mereka melakukan pengejaran hingga pukul 02.30, namun tak kunjung ditemukan. Lantaran penasaran, keduanya menyisir daerah bantaran sungai, dan akhirnya menemukan Asep sudah terbujur kaku.

"Kita kan curiga karena dia itu ngomongnya tidak jelas dan dia juga jalannya kayak orang mabuk. Tadinya mau kita tanya kenapa, ternyata dia malah lari. Kata warga yang lain rumahnya digerebek polisi, makanya kita terus cari sampai ketemu," ujar Ridwan ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (28/10/2017).

Tim Inafis yang tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, tak menemukan bekas penganiayaan di tubuh Asep. Polisi menduga korban tewas karena terpeleset dan terbentur batu di pinggir sungai.

Sementara itu, Kasatresnarkoba Polres Cimahi, AKP Wahyu Agung, membenarkan jika korban meninggal tersebut merupakan target operasi pihaknya. Namun ia masih belum bisa menjelaskan panjang lebar terkait peran pelaku.

"Ya kami membenarkan kalau pelaku itu DPO Satresnarkoba untuk kasus shabu. Terkait peran pelaku sendiri, masih kami lakukan pendalaman," ungkap Wahyu saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Saat ini jasad Asep sudah berada di rumahnya. Kerabat pun mulai berdatangan untuk melayad. Asep memiliki seorang istri dan dua anak. (kit)*

Baca Lainnya