Jumat, 23 November 2018 14:08

Sandal dan Bungkus Kopi jadi Barang Bukti Tewasnya Pengusaha Galon di Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
TKP Tempat Erwin Ditemukan Bersimbah Darah.
TKP Tempat Erwin Ditemukan Bersimbah Darah. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Tim Inafis Polres Cimahi mengumpulkan sebanyak 14 barang bukti dari lokasi tewasnya Edwin Suradi (58). Di antaranya sepasang sandal dan dua buah bungkus kopi kemasan.

Seperti diketahui, Edwin ditemukan tewas bersimbah darah di depan halaman rumah kosong di Jalan di Jalan Rancabeulut Nomor 906 RT 01/01 Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jum'at (23/11/2018) sekitar 03.15 WIB.

Baca Juga : Edwin Ditemukan Bersimbah Darah di Halaman Rumah Kosong

"Barang bukti ada 14," kata Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N Adiputra saat ditemui di lokasi.

Niko menegaskan, korban diduga kuat jadi korban kekerasan sehingga meninggal. Hasil pemeriksaan sementara, luka yang cukup serius itu di bagian kepala korban.

Baca Juga : Pengusaha Galon Tewas di Halaman Rumah Kosong, Polisi:Prediksi Kami Mengarah Pada Penganiayaan

Namun untuk lebih pastinya, masih menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit Polri Sartika Asih. Jika hasilnya sudah keluar, nanti bakal diketahui berapa jumlah luka yang ada di kepala korban.

Niko mengaku belum bisa berbicara banyak soal korban yang tergeletak di lokasi kejadian. Apakah sempat ada perkelahian, atau diseret pelaku ke tempat kejadian. Namun, dekat mayat korban darah berceceran di lantai, dan ada cipratan darah di tembok.

"(Adanya perkelahian) masih kita dalami. Korban diseret ke TKP, itu nanti kita buktikan di rekonstruksi," ujarnya.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), selain darah yang menggenang di lokasi penemuan, Polres Cimahi juga akan mendalami adanya cipratan darah di tembok tak jauh dari lokasi penemuan mayat korban. 

"Betul ada cipratan darah di tembok. Kita masih dalami, apakah itu darah korban atau bukan," kata Niko.

Baca Lainnya