Jumat, 2 Maret 2018 17:59

Polisi Ringkus Pelajar Jadi Mucikari Anak Bawah Umur

Reporter : Fery Bangkit 
Pelajar berinisial MR (16) asal Bandung Barat yang menjadi mucikari atau penjual jasa seks di bawah umur sedang diperiksa oleh petugas Polres Cimahi.
Pelajar berinisial MR (16) asal Bandung Barat yang menjadi mucikari atau penjual jasa seks di bawah umur sedang diperiksa oleh petugas Polres Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Satreskrim Polres Cimahi meringkus pelajar yang menjadi mucikari atau penjual jasa seks di bawah umur. Pelajar berinisial MR (16) asal Bandung Barat itu telah beroperasi dua tahun menjadi mucikari.

Penangkapan MR bermula dari laporan masyarakat mengenai adanya praktik perdagangan di bawah umur melalui media sosial. Akhirnya, pelajar salah satu SMA di Bandung Barat itu diamankan di kontrakannya di Kampung Sodong Desa Cipeundeuy Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat.

“Saat ditangkap, MR tengah menjual korban berinisial DK dan NR kepada pelanggan dengan harga Rp 1,5 juta,” terang Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N Adiputra di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Jum'at (3/2/2018).

Dijelaskannya, pelaku MR ini sudah mahir dalam menjalankan bisnis haramnya itu. Melalui medsos, ia terus menjajakan korban.

“Karena sudah berpengalaman, MR ini sudah punya langganan dari berbagai kalangan,” kata Niko.

Bahkan, kata Niko, pelaku MR ini pernah menjajakan adik kelasnya yang masih berumur 15 tahun sebagai pelayan seks.

“Ada dua korban kami amankan. Dan tiga korban lainnya masih kami kejar untuk dimintai keterangan,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, MR dijerat Undang-undang Nomor 21 Tahun 2007 Pasal 2 tentang Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO).

“Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” ucapnya

Baca Lainnya