Kamis, 28 Desember 2017 10:31

Polda Jabar Ungkap Pencurian Ikan di Cianjur

Ditulis Oleh Yulie Kusnawati
Barang bukti benur yang ditangkap oleh pelaku
Barang bukti benur yang ditangkap oleh pelaku [limawaktu]

Limawaktu.id, - Subdit IV Tipidter Dit Reskrimsus Polda Jabar berhasil mengungkap kasus dugaan illegal fishing (pencurian ikan) berupa benur atau anak udang lobster di Kampung Cikole Desa Sukapura Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur. Ribuan Benur tersebut ditangkap oleh seorang pelaku yang berinisial DY alias Oded. 

Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan, modus operandi yang dilakukan pelaku yakni menangkap ribuan benur di Pantai Jayanti dan langsung memasarkan hingga ke luar negeri. "Hal ini dilakukan pelaku sejak 11 - 14 Desember," kata Agung saat memerikan keterangannya, Rabu (27/12/2017). 

Agung pun menjelaskan, benur yang ditangkap oleh pelaku berjumlah 1941 ekor, terdapat dua jenis benur yakni benur Pasir dan mutiara. Jenis benur pasir, kata Agung, harga per ekornya Rp 10 ribu dan mutiara Rp 40 ribu. 

"Harga tersebut merupakan harga anak lobster, namun kalau sudah besar bisa mencapai Rp150 ribu perekor. Sehingga, akibat perbuatan pelaku, kerugian negara mencapai Rp 120 juta, dengan harga penjualan ke luar negeri sekitar Rp 60 ribu per ekor," jelasnya. 

Dia pun menegaskan, pengamanan ini sangat perlu, karna berkaitan dengan lingkungan dan ekosistem, pasalnya kalau semua diambil dan dijarah maka kekayaan Indonesia yang berlimpah ini lama-lama akan habis. 

"Oleh karena itu, kita komitmen untuk terus melakukan pengungkapan kasus tindak pidana ini dan pihaknya masih melakukan penyelidikan penjualan benur tersebut, selain ke Singapura," pungkasnya. (lie)