Selasa, 25 September 2018 14:45

Pelaku Pembuangan Bayi di Cimahi Bebas dari Bui, ini Penjelasan Polisi

Reporter : Fery Bangkit 
Jajaran Polsek Cimahi Menunjukan Barang Bukti Kasus Pembuangan Bayi di Jalan Gempol Asri, RT 01/35, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.
Jajaran Polsek Cimahi Menunjukan Barang Bukti Kasus Pembuangan Bayi di Jalan Gempol Asri, RT 01/35, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. [Fery Bangkit/limawaktuid]

Limawaktu.id, - Teka-teki siapa pelaku pembuangan bayi perempuan pada Rabu (24/9) kemarin akhirnya terungkap. Pelaku berinisial ST (18) diamankan enam jam setelah bayi ditemukan.

Sebelumnya, bayi malang perempuan yang baru lahir ditemukan warga di kamar mandi umum di sekitar Jalan Gempol Asri, RT 01/35, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Bayi masih dalam keadaan hidup.

Baca Juga : Pelaku Pembuangan Bayi di Sungai Ciputri Masih Berkeliaran

Kapolsek Cimahi Selatan, AKP Sutarman mengatakan, setelah, mendapat laporan pembuangan bayi dari masyarakat pihaknya langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan informasi dari masyarakat.

"Dari hasil penggalian informasi dari masyarakat sehingga mengerucut pada satu nama, ST. Kita cari kemudian berhasil diamankan 6 jam sejak dilaporkan," terangnya saat ditemui di Mapolsek Cimahi, Jalan Mendut, Melong, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Selasa (25/9/2018).

Baca Juga : Pelaku Pembuangan Bayi di Cigugur Tengah Masih Berkeliaran

Saat dilakukan introgasi, pelaku awalnya enggan mengakui perbuatannya. Namun, setelah dilakukan pendekatan, akhirnya pelaku ST mengakui bahwa ia telah membuang bayinya sendiri.

Meski sudah diamankan, pihak kepolisian tak akan melakukan penahanan terhadap pelaku dengan alasan kemanusiaan. Pertimbahannya, pelaku saat ini tengah dalam perawatan karena mengalami pendarahan.

Baca Juga : Alhamdulillah ... Bayi Malang ini Masih Hidup

Kemudian, pertimbangan lainnya, kondisi ekonomi keluarga pelaku dianggap memprihatinkan serta ada jaminan dari keluarga bahwa yang bersangkutan tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Terus, bayinya juga kan perlu perawatan dan ASI dari ibu kandung," tandas Sutarman.

Baca Lainnya