Selasa, 9 Januari 2018 17:28

Parah, Guru Ngaji Cabuli Santrinya Sendiri, Alasannya Bikin Kaget

Ditulis Oleh Fery Bangkit 
Pelaku pencabulan sedang diperiksa petugas.
Pelaku pencabulan sedang diperiksa petugas. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Dalih dirasuki jin, AA (43) guru ngaji asal Kp. Karangsari RT 2/RW 13, Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat tega mencabuli santrinya sendiri yang masih dibawah umur.

Kini, sang guru tengah menjalani pemeriksaan di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Selasa (9/1/2018).

Korban yang baru melapor ialah atas nama NH (15), warga Kp. Pondok RT 03/04 Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Niko N Adiputra mengatakan, modul guru ngaji tersebut ialah dengan cara pelaku membohongi korban untuk menurunkan ilmu dengan cara dimandikan.

"Contohnya, mungkin diberikan keistimewaan bisa kebal dan sebagainya," terang Niko di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud (Selasa (9/1/2018).

Dengan modus tersebut, korban akrhirnya tertarik, dan terjadilan pencabulan atau persetubuhan yang dilakukan sang guru ngaji terhadap santrinya sendiri.

Dikatakan Niko, guru ngaji yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka telah melakukan aksinya sejak dua tahun lalu. Hasil pemeriksaan sementara, korban berjumlah tujuh.

"Dari data yang kami dapat, setidaknya lebih dari satu (korban). Sampai sekarang kurang lebih 7 (tujuh) orang. Kami dalami," ujar Niko.

Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara menegaskan, pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara.

"Pelaku dijerat dengan Pasal 81 dan Pasal 82 Undang-undang Perlindungan Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun," tegasnya.

Dikatakannya, peristiwa bejat tersebut sangat meprihatikan. Pihaknya berjanji akan mengusut tuntas kasus pencabulan dibawah umur itu. (kit)