Kamis, 23 Agustus 2018 16:47

Modus 'Garong' di Cimahi:Naik Angkot Lalu Curi Motor

Reporter : Fery Bangkit 
Jajaran Polsek Cimahi Selatan mengamankan pelaku pencurian kendaraan bermotor bernama Arief Yudha Prawira (32).
Jajaran Polsek Cimahi Selatan mengamankan pelaku pencurian kendaraan bermotor bernama Arief Yudha Prawira (32). [Fery Bangkit / Limawaktu]

Limawaktu.id - Jajaran Polsek Cimahi Selatan mengamankan pelaku Pencurian kendaraan bermotor bernama Arief Yudha Prawira (32) belum lama ini.

'Garong' spesialis motor itu ditangkap usai melaksanakan aksi terakhirnya pada 15 Agustus 2018 di sekitar Kecamatan Cimahi Selatan. Aksi terakhirnya itu terekam kamera pengintai atau CCTV.

Baca Juga : Tahu Video 'Pengutilan' Viral, Pelaku Panik dan Buang Barang Bukti

Jauh sebelum menjalankan aksi terakhirnya, ternyata 'garong' motor tersebut sudah melakukan pencuriannya di 13 Tempat Kejadian Perkara (TKP). Aksinya dilakukan di beberapa daerah di wilayah hukum Polres Cimahi dan Kota Bandung.

Bahkan, sebelum ditangkap jajaran Polsek Cimahi Selatan, pelaku sudah pernah masuk penjara alias residivis dalam kasus yang sama. Yakni tahun 2012, 2014 dan 2013.

Baca Juga : Barang Curian Dijual Online, 3 Pelakunya Diciduk Polisi Saat Curi Ban Motor

Setelah keluar penjara Juni 2017 atau 13 bulan lalu, pelaku kemudian melakukan aksi 'garongnya' lagi. Lima kendaraan yang ia curi setelah bebas 13 bulan lalu. Tiga TKP di Cimahi Selatan, dua di Cimahi Tengah dan satu di Bandung Kulon.

Kapolsek Cimahi Selatan, AKP Sutarman menjelaskan, dalam menjalankan aksinya, pelaku bekerja sendirian. Pelaku biasaanya menggunakan kendaraan umum seperti angkot lalu masuk ke gang rumah warga untuk melakukan aksinya.

"Terlapor diduga melakukan pencurian sepeda motor dengan cara merusak kunci setang," katanya saat ditemui di Mapolsek Cimahi Selatan, Jalan Mendut, Kamis (23/8/2018).

Biasanya, pelaku menyasar korbannya pada pagi hingga sore hari. Sasarannya ialah motor yang terpakir di area rumah warga. Ketika korban lengah, pelaku biasanya langsung melancarkan aksinya.

"Sasarannya ini dimana saja, dimana ada kelengahan. Seperti di pekarangan rumah," terang Sutarman.

Hasil pencuriannya, lanjut Sutarman, diberikan kepada penadah bernama Roni di wilayah Garut, yang saat ini masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Kita masih lakukan pengejaran terhadap penadah ini," tandasnya.

Baca Lainnya