Senin, 9 Oktober 2017 17:23

Mayat Laki-laki Dalam Karung Gegerkan Warga Cipeundeuy, Sumedang

Reporter : Yulie Kusnawati
Petugas Polsek Darmaraja, Sumedang, mengevakuasi mayat laki-laki yang ditemukan warga Desa Cipeundeuy, Desa Sukaratu, Kec. Darmaraja, Kab. Sumedang, Senin (9/10/2017) pagi
Petugas Polsek Darmaraja, Sumedang, mengevakuasi mayat laki-laki yang ditemukan warga Desa Cipeundeuy, Desa Sukaratu, Kec. Darmaraja, Kab. Sumedang, Senin (9/10/2017) pagi [Foto: lie]

Limawaktu.id, - Opik (64), warga Dusun Cipeundeuy, RT 24 RW 07 Desa Sukaratu, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, ditemukan didalam karung dengan kondisi sudah tak bernyawa, di Dusun Cipeundeuy, RT 02 RW 07 Desa Sukaratu, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, Senin (9/10/2017) pagi. Hal tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus.

"Mayat tersebut di temukan dalam keadaan meninggal dunia, dengan keadaan terikat kedua tangan dan kedua kakinya dengan tali kabel listrik warna hitam, merah," kata Yusri saat memberikan keterangannya.

Yusri menjelaskan, awal ditemukan mayat tersebut di tanah kosong milik Wiwi, melihat ada karung dengan mengeluarkan bau tidak sedap, pada saat itu Wiwi sedeng membersihkan lahan atau tanah miliknya yang berlokasi tidak jauh dari kediamannya. Sehingga setelah semakin mencurigakan, Wiwi pun langsung melaporkan ke pihak kepolisian setempat.

"Karena kecurigan semakin kuat pada karung tersebut, saksi pun langsung melaporkan ke Polsek Darmaraja," ungkapnya.

Dia pun menjelaskan, petugas Polsek Darmaraja, langsung melaporkan ke Polres Sumedang, sehingga tim inafis langsung meluncur ke tempat kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Ditemukan identitas mayat atas nama Opik dalam keadaan terikat kedua tangan dan kedua kakinya dengan tali kabel listrik warna hitam, merah, menggunakan kemeja lengan pendek warna putih bergaris, celana jeans warna biru, terdapat lembam mayat diseluruh tubuh serta kulit sebagain sudah mengelupas, dan ditemukan dompet kulit warna coklat disaku celananya yang berisikan KTP atas Nama Opik dan uang tunai sebesar Rp. 36.000,-.

"Selanjutnya mayat itu lansung di evakuasi ke Rumah Sakit Hasan Sadikin untuk dilakukan autopsi. Kami juga langsung melakukan police line tempat kejadian, agar warga sekitar tidak masuk ke lokasi tersebut dan saat ini kasus tersebut ditangani Polres Sumedang," pungkasnya. (lie)*