Selasa, 12 November 2019 18:46

Maling Emas, Adi Bawa Anak Dibawah Umur dan Celana Dalam

Reporter : Fery Bangkit 
Adi Jefri (31) Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Saat Diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi
Adi Jefri (31) Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Saat Diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Ulah Adi Jefri (31) sangatlah tidak terpuji. Ia mengajak dua anak di bawah umur berinisial MFH (15) dan MFS (16) untuk melakukan Pencurian dengan Kekerasan (Curas) 24 Oktober lalu. Korbannya tak lain adalah orang yang Adi kenal yang beralamat di Kompleks Lembah Sariwangi, Nomor 1A RT 03/15 Desa Sariwangi Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengungkapkan, modus yang dilakukan ketiga pelaku adalah dengan mendatangi rumah korban kemudian mematikan sikring listrik untuk memancing korban keluar rumah.

"AJ (Adi Jefri) ini otaknya, ngajak dua pelaku di bawah umur. Ketika korban keluar, langsung dibekap dan dibawa ke dalam," ungkapnya saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Selasa (12/11/2019).

Setelah berada di dalam rumah, korban diikat menggunakan tali rapia oleh dua pelaku di bawah umur. Para pelaku juga menyumpal mulut korban menggunakan celana dalam. "Kemudian kepala korban ditutup menggunakan tas laundry," ucap Yohannes.

Para pelaku pun menggasak barang berharga milik korban. Seperti 5 butir emas, 1 buah cincin imitasi dan 1 buah gelang imitasi. Keesokan harinya, Adi membawa emas tersebut ke rekannya berinisial SD di Cililin, Bandung Barat untuk dilakukan peleburan.

Tak lama berselang, berdasarkan laporan korban pihak kepolisian langsung melakukan pengejaran dan diamankan dua pelaku yang masih di bawah umur. "Setelah itu kita kembangkan. Seminggu kemudian diamankan AJ (Adi Jefri)," tandasnya.

Atas perbuatannya, khusus tersangka Adi Jefri dikenakan Pasal 365 ayat (2) ke 1 (1) dan ke (2) dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. "Kalau yang untuk pelaku di bawah umur kami pisahkan berkas penyidikannya. Jadi ada dua berkas," tandasnya.

Baca Lainnya