Sabtu, 28 Oktober 2017 16:25

Kronologi Tewasnya 'Si Jampang', TO Polres Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Kerabat dan warga sekitar berdatangan ke rumah Asep, yang ditemukan tewas di aliran sungai Cibodas, Cimahi Selatan.
Kerabat dan warga sekitar berdatangan ke rumah Asep, yang ditemukan tewas di aliran sungai Cibodas, Cimahi Selatan. [Limawaktu]

Limawaktu.id, - Asep Cantika alias Jampang (35), warga RT 04/RW 15, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, ditemukan tewas di aliran Sungai Cibodas, Cimahi Selatan, Sabtu (28/10/2017) dini hari.

Menurut informasi yang dihimpun, Asep merupakan Target Operasi (TO) Satresnarkoba Polres Cimahi.

Berdasarkan informasi warga sekitar, Sabtu (28/10/2017) sekitar pukul 01.00 WIB, anggota kepolisian melakukan penggerebekan di kediaman pelaku, yang berjarak sekitar 3 kilometer dari tempat tubuh Asep ditemukan tak bernyawa.

Saat petugas dari Satresnarkoba Polres Cimahi menyatroni rumah Asep, ia yang ternyata sedang mabuk kemudian melarikan diri melalui pintu samping rumahnya.

Dalam pelarian itu, ia sempat bertemu dengan Iwan Ridwan, Satpam dan Ade Abidin, Linmas, sekitar pukul 01.30 WIB. Saat itu, Asep berjalan dengan kondisi sempoyongan sambil berbicara 'ngelantur' dan tidak jelas. Namun saat ditanya dan akan dibawa ke Pos Satpam, Asep justru kabur.

Karena curiga, Iwan dan Ade lantas mengejar Asep ke arah Komplek Polri, Cibodas, Cimahi Selatan. Mereka melakukan pengejaran hingga pukul 02.30, namun tak kunjung ditemukan. Lantaran penasaran, keduanya menyisir daerah bantaran sungai, dan akhirnya menemukan Asep sudah terbujur kaku.

"Kita kan curiga karena dia itu ngomongnya tidak jelas dan dia juga jalannya kayak orang mabuk. Tadinya mau kita tanya kenapa, ternyata dia malah lari. Kata warga yang lain rumahnya digerebek polisi, makanya kita terus cari sampai ketemu," ujar Ridwan ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (28/10/2017).

Tim Inafis yang tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, tak menemukan bekas penganiayaan di tubuh Asep. Polisi menduga korban tewas karena terpeleset dan terbentur batu di pinggir sungai.

Sementara itu, Kasatresnarkoba Polres Cimahi, AKP Wahyu Agung, membenarkan jika korban meninggal tersebut merupakan target operasi pihaknya. Namun ia masih belum bisa menjelaskan panjang lebar terkait peran pelaku.

"Ya kami membenarkan kalau pelaku itu DPO Satresnarkoba untuk kasus shabu. Terkait peran pelaku sendiri, masih kami lakukan pendalaman," ungkap Wahyu saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Saat ini jasad Asep sudab berada di rumahnya. Kerabat pun mulai berdatangan untuk melayad. Asep memiliki seorang istri dan dua anak. (kit)*

Baca Lainnya