Rabu, 22 Mei 2019 11:26

Kompak jadi Penjahat, Kakak-Beradik Terancam 9 Tahun Penjara

Reporter : Fery Bangkit 
 Kakak-beradik, Tatang Sumarna (45) dan Asep Kusnadi (43) kembali harus berurusan dengan pihak kepolisian.
Kakak-beradik, Tatang Sumarna (45) dan Asep Kusnadi (43) kembali harus berurusan dengan pihak kepolisian. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Kakak-beradik, Tatang Sumarna (45) dan Asep Kusnadi (43) kembali harus berurusan dengan pihak kepolisian. Mereka merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor.

Pekan lalu, mereka kembali ditangkap oleh jajaran Polsek Cipatat atas kasus pencurian mobil pikap di wilayah Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Baca Juga : Pakai Mobil Rental, Komplotan ini Sukses jadi Pencuri Tapi Berujung Penjara 

Tatang dan Asep ditangkap setelah petugas patroli membuntuti keduanya tengah berboncengan pada Rabu (15/5) dini hari. Pasalnya, petugas curiga setelah keduanya membawa alat pancing ke arah Rajamandala.

Keduanya diikuti petugas hingga berhenti di sebuah toilet musala di Kampung Pareang. Melihat kesempatan itu, petugas segera memeriksa tersangka.

Baca Juga : Hendak Nonton Dilan 1991, Motor Malah Hilang di Masjid Al-Ikhlas Lembang

"Kemudian anggota menggeledah dan melakukan interogasi. ditemukan beberapa alat untuk melakukan pencurian R4," kata Kapolsek Cipatat, Kompol Asep Nandang saat gelar perkara di Mapolsek Cipatat, Selasa (21/5/2019).

Asep mengatakan, kakak-beradik beda bapak ini telah tujuh kali beraksi. Mereka mengincar mobil pikap yang diparkir di garasi atau parkiran jalan umum.

Baca Juga : Bandit Helm Berkeliaran di Pemkot Cimahi

"Cara kerja keduanya mereka mendobrak pintu garasi, lalu merusak soket (lubang kunci mobil) lalu menggantinya dengan soket yang mereka bawa, setelah kendaraan menyala baru mereka kabur," ungkap Asep.

Mobil tersebut, kata Asep, dijual ke wilayah Priangan Timur, seperti Garut dan Tasikmalaya. Berdasarkan keterangan tersangka, mobil tersebut dijual dengan harga Rp 10 juta kepada penadah.

Kedua pelaku, merupakan residivis curanmor. Sebelumnya, keduanya beraksi empat kali di wilayah Hukum Cianjur dan tiga kali di wilayah hukum Polres Cimahi.

"Kakaknya ini menjadi eksekutor yang mencuri mobil, sementara adiknya menjadi joki motor," ujarnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sembilan buah kunci astag, satu buah soket, sepeda motor Honda Beat dan tiga buah mobil pikap hasil kejahatan pelaku.

"Pelaku dikenai pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," tandasnya.

Baca Lainnya