Kamis, 25 Januari 2018 18:07

Kejagung RI Geledah PT Tirta Amart Bottling

Ditulis Oleh Fery Bangkit 
Penyidik Tim Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia menggeledah  salah satu ruangan PT Tirta Amart Bottling di Cimarema Kabupaten Bandung Barat.
Penyidik Tim Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia menggeledah salah satu ruangan PT Tirta Amart Bottling di Cimarema Kabupaten Bandung Barat. [Limawaktu]

Limawaktu.id – Penyidik Tim Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia menggeledah PT Tirta Amart Bottling di Jalan Cimareme, Padalarang, Bandung Barat, Kamis (25/1/2018).

Penggeledahan dilakukan terkait kasus penyelidikan perkara tidak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas kredit fiktif sebesar Rp 1,5 triliun.

Dalam rilis yang disampaikan sebelumnya, Kejagung RI telah menahan Direktur PT Tirta Amart Bottling Rony Tedy. Ia diduga membobol uang sebesar Rp 1,5 triliun dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Berdasarkan pantauan, Tim Penyidik Kejagung tiba di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB. Penyidik memeriksa sejumlah dokumen milik Direktur PT Tirta Amart Bottling.

Usai melakukan penggeledahan sekitar tiga jam, penyidik akhrinya keluar dari salah satu ruangan. Namun tidak ada satupun yang memberikan keterangan terkait penggeledahan.

Penyidik membawa satu koper yang berisikan dokumen dan arsip penting, yang diduga berkaitan dengan kasus yang tengah diselidiki Kejagung RI.

Tersangka Rony Tedy sendiri menjabat sebagai Direktur perusahaan air mineral tersebut sejak tahun 2015. Kemudian ia memperpanjang dan menambah fasilitas kredit, namun dengan agunan yang dibesarkan.

Di sisi lain, pengusul dan pemutus pihak Bank Mandiri tidak melakukan verifikasi, sehingga perusahaan meraup kredit tidak sah senilai Rp 1 triliun lebih. Tersangka juga menggunakan kredit sebesar Rp 65 miliar untuk dipinjamkan kepada pihak ketiga guna mendapatkan keuntungan pribadi.