Selasa, 21 Agustus 2018 12:06

Jelang Idul Adha, Komplotan Pencuri Hewan Qurban Ditembak Petugas Kepolisian di Gerbang Tol Padalarang

Reporter : Fery Bangkit 
Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara dan Kasatreskrim Polres Cimahi Menunjutkan Barang Bukti Milik Komplotan Pencuri Hewan Qurban di Mapolres Cimahi, Jln. Amir Mahmud, Selasa (21/8/2018).
Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara dan Kasatreskrim Polres Cimahi Menunjutkan Barang Bukti Milik Komplotan Pencuri Hewan Qurban di Mapolres Cimahi, Jln. Amir Mahmud, Selasa (21/8/2018). [Fery Bangkit/limawaktuid]

Limawaktu.id, - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cimahi berhasil menangkap komplotan pencuri hewan ternak yang kerap beraksi menggunakan kekerasan.

Dari delapan pelaku total yang diamankan, empat pelaki terpaksa ditembak mati karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Baca Juga : Hasil Pemeriksaan Hewan Qurban Sementara di Kota Cimahi

Empat pelaku yang meninggal dunia adalah Wawan, Asep Sukarna, Edi dan Kandi. Sementara komplotan yang selamat dan diamankan petugas adalah Samsudin, Dadan, Ridwan dan Asep Rohana.

Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara menerangkan, total delapan pelaku yang ditangkap pada Kamis (16/8) pagi di pintu Tol Padalarang. Lima tersangka didalam mobil yang diberhentikan berupaya lari menabrak petugas dan melepas tembakan ke mobil petugas.

Baca Juga : Ratusan Umat Muslim di Cimahi Gelar Solat Ied Qurban Hari ini

"Kami lakukan tindakan tegas dan terukur menembak tersangka karena mereka melawan dengan menembak petugas," ungkapnya, Selasa (21/8/2018).

Kapolres menjelaskan, semua pelaku memiliki peran berbeda seperti sopir, penadah, mengawasi dan melakukan kekerasan pada korban. Empat pelaku berinisial Wawan, Asep alias Kacep alias Uwak, Edi alias Sarap dan Kandi mereka yang pertama kali ditangkap.

"Semua residivis dan pengakuan mereka melakukan aksi kejahatan setiap hari,"paparnya.

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Nico N Adiputra menambahkan, pengungkapan komplotan pencuri ternak ini dimulai pada aksi di Jalan terusan Cicukang Kp. Melayu RT.01/03 Desa Mekar Rahayu Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung. Sejak tanggal 10 Agustus 2018 komplotan mulai dibuntuti.

"Begitu kami berhentikan di Gate Tol Padalarang, mereka menabrak palang pintu tol dan menembak kami, pintu dan bemper depan mobil petugas kena tembakan,"katanya.

Tak mau ambil resiko, petugas memberikan perlawanan hingga empat orang pelaku tewas di lokasi penangkapan.

Dari sisa satu orang, pengembangan mengarah pada pelaku lain SS alias Ninin, RW alias Iwan Toge, AR alias Ecot dan penadah DDN. Mereka ditangkap di Cipatat dan Kabupaten Garut.

"Begitu juga dengan pelaku hasil pengembangan, mereka juga melawan dan akan melarikan diri saat akan ditangkap, sehingga kami lakukan tindakan tegas dan terukur,"katanya.

Polisi berhasil menyita berbagai barang bukti diantaranya kendaraan yang digunakan mengangkut hasil jarahan, pistol jenis Bareta dan Makarov tiga pucuk, Gunting Raja dan air soft gun.

Baca Lainnya