Jumat, 19 Januari 2018 15:22

Jasa Pengiriman TKI di Jakarta Diduga Tipu Delapan Warga Asal Bandung Barat

Reporter : Fery Bangkit 
Ilustrasi.
Ilustrasi. [Net]

Limawaktu.id,- Delapan warga asal Kabupaten Bandung Barat diduga menjadi korban penipuan jasa pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (tki) ilegal. Dua warga tersebut digerebek bersama 82 korban lainnya oleh kementerian Tenaga Kerja di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) Restu Putri Indonesia di kawasan Pondok Kopi, jakarta Timur, Kamis (18/1) malam.

Korban diiming-iming uang Rp 10 juta oleh pihak sponsor agar mau diberangkatkan ke Timur Tengah sebagai Asisten Rumah Tangga (ART). Delapan warga yang saat ini masih berada di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) Kemensos di Bambu Apus, Jakarta Timur ini tak mengetahui jika Indonesia telah menyetop pengiriman TKI ke Timur tengah.

Kepala seksi Perluasan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Bandung Barat, Sutrisno mengungkapkan, awal mula diketahuinya ada sponsor nakal yang berupaya melakukan pengiriman TKI ilegal berawal dari aduan warga Kecamatan Saguling.

"Jadi kemarin ada suami dari calon korban berkonsultasi pada kami bahwa ada sponsor yang merekrut istrinya menjadi TKI dengan tujuan Timur Tengah, sponsor itu bahkan memberi uang Rp 10 juta agar korban mau segera berangkat,"ungkapnya, Jumat(19/1/2018).

Sutrisno menjelaskan, sesuai Keputusan Menteri Nomor 221 Tahun 2015 tentang Penghentian Pengiriman TKI ke Timur Tengah, sponsor yang kini diperiksa telah melanggar moratorium itu.

"Ini bisa masuk pidana human traficking, makanya kami terus berkoordinasi dengan kemenaker,"paparnya.