Rabu, 26 Agustus 2020 11:58

Jangan Ditiru! Para Residivis Ini Bikin Regenerasi Penjahat

Reporter : Fery Bangkit 
Para Residivis Ranmor Dan Specialis Bobol Rumah Kosong Saat Digiring oleh Pihak Kepolisian Polres Cimahi.
Para Residivis Ranmor Dan Specialis Bobol Rumah Kosong Saat Digiring oleh Pihak Kepolisian Polres Cimahi. [Foto Istimewa]

Cimahi - Berulang kali masuk penjara tak membuat Enam residivis ini jera untuk berbuat jahat. Parahnya, mereka malah membuat regenerasi kepada sejumlah orang untuk melakukan tindakan melawan hukum.

Ke Enam residivis, yakni Agus Suryana (30), Hermansyah (24), Mukti Ilham (37), Dede Hermawan (36), Ade Sumarna (34) dan Kiki Ramdani (21) mengajari sejumlah temannya tentang cara melakukan berbagai jenis pencurian.

Mereka ditangkap jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi dalam seminggu terakhir bersama para pengikutnya yakni Agung Septi Ramdan (20), Sunarya (35), Muslim (38), Wahyu Setiawan (41) dan M Ilyas Hamidin (19).

Kelompok pencurian spesialis sepeda motor dan rumah kosong tersebut masih menyisakan Herry, Acep, Iwan Kempreng, Ian dan AC yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buron.

"Jajaran Reskrim Polres Cimahi selama seminggu menangkap sekelompok curanmor dan bongkar rumah. Ada 11 yang sudah diamankan, sisanya DPO," ungkap Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Jalan Jenderal Amir Machmud, Rabu (26/8/2020).

Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki saat gelar perkara

Komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor dan rumah kosong itu sudah sekitar satu tahun dalam melakukan kejahatan. Tercatat sudah ada 59 Tempat Kejadian Perkara (TKP) di wilayah hukum Polres Cimahi dan Polrestabes Bandung.

Rinciannya, 7 pencurian sepeda motor di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB), 10 sepeda motor di Kota Bandung dan 42 pencurian dengan pemberatan di Kota Cimahi dan KBB.

"Kita mengamankan barang bukti berupa handphone, sepeda motor, tabung gas, kamera dan berbagai alat yang dipakai untuk kejahatan," terang Yoris.

Dalam menjalankan aksinya, komplotan tersebut kerap menyasar sepeda motor yang terparkir dan membongkar rumah atau tempat lainnya kemudian menggasak semua barang yang memiliki nilai jual.

"Mereka melakukannya gak kenal waktu. Pagi, siang atau malam. Melakukannya tanpa kekerasan. Barangnya mereka jual lagi," sebutnya.

Atas perbuatannya, khusus pencuri terancam hukuman penjara 7 tahun karena melanggar Pasal 363 jo 480 KUHPidana. Sementara penadah disangkakan Pasal 480 KUHPidana dengan ancaman 4 tahun penjara.

Gun Gun Gunawan (30), salah seorang pemilik kedai di Kota Cimahi mengaku telah menjadi korban pencurian yang dilakukan para tersangka. Nasib apes itu dialaminya pada 16 Juli lalu sekitar pukul 03.00 WIB dan terekam kamera CCTV.

"Yang diambil itu ada uang Rp 1 juta, tabung gas, aksesoris, kamera. Kerugiannya sekitar Rp 35 juta," tuturnya.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer