Limawaktu.id - Nanang (27) dan NN (17) bakal dikenakan pasal tambahan usai ZNS (15), ABG yang dua pekan lalu dianiaya dan disetubuhinya meninggal dunia pada Rabu (12/2/2020) siang.
Awalnya, mereka hanya dijerat pasal 80 dan 81 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Hukuman singkatnya 10 tahun hingga maksimal 20 tahun.
"Ditambahkan Pasal 80 ayat 3 UU Perlindungan Anak yaitu kekerasan yang mengakibatkan meninggal dunia. Ancaman hukuman paling lama penjara 15 tahun," kata Kasat Reskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro saat dihubungi, Rabu (12/2/2020).
Sebelumnya, ABG asal Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi itu ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri dengan penuh luka di sebuah kebun sayuran di Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.
Kemudian korban dibawa ke RSUD Cibabat untuk mendapat perawatan. Setelah 15 hari mendapat dirawat, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (12/2/2020) siang.
Setelah menerima laporan dari keluarga korban, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya dilakukan penangkapan terhadap Nanang dan NN. NN sendiri merupakan mantan kekasih korban.
"Pasal ini berlaku alternatif kumulatif. Berlaku untuk tersangka NN karena perbuatan penganiayaannya menyebabkan korban hingga meninggal dunia" tegas Yohannes.
Pihaknya membawa jenazah korban dari kediamannya di Jalan Baros Utama RT 0/04 Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi untuk dilakukan otopsi di Rumah Sakit Sartika Asih.
"Otopsi perlu dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban," katanya.
Sebelumnya, kepada polisi tersangka Nanang, mengaku baru bertemu korban di lokasi saat dibawa mantan kekasihnya itu. "Namanya juga saya kurang tahu, cuma ketemu karena dibawa sama teman saya," ujarnya.
Pria yang sehari-hari bekerja serabutan tersebut melakukan penganiayaan terhadap korban karena alasan agar tidak memberontak.
"Biar diam. Ya memang pipinya ditusuk pakai kayu sebanyak 4 kali. Abis itu saya perkosa kondisinya sudah luka, ya karena mabuk jadi enggak sadar ada darah juga," katanya.