Rabu, 28 November 2018 17:45

Hati-hati! Begini Cara Bandit Nasabah Melakukan Aksinya

Reporter : Fery Bangkit 
Kasat Reskrim Polres Cimahi tengah memperlihatkan barang bukti kejahatan Spesialis Gembos Ban.
Kasat Reskrim Polres Cimahi tengah memperlihatkan barang bukti kejahatan Spesialis Gembos Ban. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Kasat Reskrim Polres Cimahi, AKP Niko N Adiputra mengungkapkan modus yang digunakan komplotan pelaku kejahatan spesiali yang menyasar nasabah bank.

Seperti diketahui, jajaran Sat Reskrim Polres Cimahi belum lama ini berhasil membekuk komplotan pencuri spesialis uang nasabah. Total ada delapan pelaku yang diamankan. Dalam setiap kali beraksi, para pelaku biasanya berjumlah 10 hingga 12 orang. Mereka memiliki peran dan tugas yang berbeda, ada yang bertugas di dalam bank, di luar dan di jalanan.

Baca Juga : Pamer Wajah Bermasker, Pelaku Gondol Belasan Laptop dan Uang di Cimahi

"Target mereka nasabah yang mengambil uang banyak. Jika target sudah ditemukan, mereka pun mulai beraksi," katanya saat ditemui di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Rabu (28/11/2018).

Caranya, target yang sudah mereka tandai langsung dibuntuti para pelaku. Sebagian mereka ada yang bertugas memepet kendaraan korban, memecahkan bagian kaca menggunakan hammer, hingga mengambil barang. Jika korban melawan, komplotan ini pun tak segan-segan melakukan tindak kekerasan. Aksi mereka dilakukan siang hari. 

Baca Juga : Bandit Mobil Ditembak, Pelakunya Sampai Pakai Kursi Roda

Niko melanjutkan, komplotan yang baru diamankan ini beraksi tidak hanya di satu wilayah. Jika keberadaan mereka sudah terendus kepolisian, wilayah operasinya akan berpindah, bahkan hingga ke provinsi lain.

Dari kedelapan tersangka, lima merupakan eksekutor. Sementara tiga tersangka merupakan penadah barang curian. Dua tersangka atasnama DH dan VA terpaksa dilumpuhkan dengan ditembak betisnya lantaran akan kabur dan melawan petugas saat akan ditangkap.

Baca Juga : Anda Kehilangan Mobil, Datang ke Mapolres Cimahi!

"Kita masih memburu otak pelakunya, dan dia sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO)," ujarnya.

Dari berbagai kejadian pencurian terhadap nasabah, pihaknya meminta warga lebih berhati-hati dan waspada.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer