Sabtu, 25 Mei 2019 12:31

Gagal Rebut Motor Korban, Begal di Bandung Barat Hampir jadi Amukan Warga

Reporter : Fery Bangkit 
ilustrasi.
ilustrasi. [net]

Limawaktu.id - Peristiwa pembegalan di Jalan Cimareme - Padalarang, Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terjadi Jumat (24/5/2019) dini hari berhasil digagalkan warga sekitar dan pengemudi ojek online.

Acep Tatang Supriatna (38), pengemudi ojek online yang ikut mengamankan pelaku, mengatakan, aksi bandit jalanan itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB atau saat waktu sahur di depan PT Ultra Jaya.

Baca Juga : Begal Kembali Mentas, Kapolda Jabar Minta Polres se-Jawa Barat Perketat Pengawasan

"Ketika itu saya melihat korban berlari ke arah warung sambil meminta tolong, kemudian warga segera datang menangkap pelaku," kata Acep, Sabtu (25/5/2019).

Berdasarkan keterangan dari korban, ungkap Acep, korban yang belum diketahui namanya itu didatangi oleh dua orang pelaku yang menunggangi sepeda motor matic berwarna hitam.

Baca Juga : Tiga Begal Pancing Korban dengan Foto Wanita Cantik di Akun Facebook

Kemudian pelaku berpura-pura menanyakan alamat kepada korban. Selah beberapa detik, tiba-tiba pelaku mengancam korban menggunakan golok dan meminta sejumlah benda serta sepeda motor milik korban.

"Dari sana korban berlari mencari pertolongan, ketika melihat banyak warga yang datang pelaku panik dan akhirnya salah satu pelakunya jatuh terkapar di jalan, kemudian segera kami amankan," katanya.

Baca Juga : Begal Mewah di KBB, Pepet Motor 'Pake' Mobil Lalu Tabrak Pagar Sekolah

Acep mengatakan, pelaku kemudian diikat dan hampir menjadi bulan-bulanan warga. Beruntung, ketika itu ia dan petugas keamanan Ultra Jaya menjauhkan pelaku dari amukan warga.

"Wah kalau enggak dicegah, mungkin pelaku sudah habis, baru kemudian polisi datang dan membawa pelaku ke kantor polisi," katanya.

Video detik-detik penangkapan begal ini menjadi tersebar di komunitas ojek online. Dari video itu, pelaku yang mengenakan pakaian berwarna hitam itu diikat dan ditutup matanya menggunakan lakban oleh warga sekitar. 

Baca Lainnya