Jumat, 10 November 2017 15:33

Dua Pelaku Curat Ditimah Panas Polisi

KBO Reskrim Polres Bandung Iptu Fitran Romajimah memperlihatkan sejumlah barang bukti dari hasil kejahatan kedua tersangka.
KBO Reskrim Polres Bandung Iptu Fitran Romajimah memperlihatkan sejumlah barang bukti dari hasil kejahatan kedua tersangka. [limawaktu]

Limawaktu.id, - Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bandung dan Polsek Cikancung berhasil meringkus dua pelaku pencurian dengan pemberatan dengan cara menjambret korbannya hingga tewas. Kedua pelaku tersebut yakni RES alias Bejo (22) dan I alias Ware alias Salman (26).

Kasatreskrim Polres Bandung, AKP Firman Taufik didampingi KBO Reskrim Iptu Fitran mengungkapkan, kejadian bermula ketika dua pelaku menjambret telepon genggam korban yang disimpan di laci motor bagian depan di Jalan Raya Majalaya-Cicalengka tepatnya di Kampung Peundeuy, Desa Tanjunglaya, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung.

"Korban sempat mengejar para pelaku setelah berhasil mengambil telepon genggamnya. Bahkan, korban pun sudah memegang pundak pelaku yang dibonceng, tapi pelaku menendang korban sehingga motor korban oleng," ungkap Firman saat gelar pekara di Mapolres Bandung, Soreang, Jumat (11/11/2017).

Setelah mengetahui kejadian tersebut, lanjut Firman, pihaknya bersama Polsek Cikancung melakukan pengejaran terhadap dua tersangka dengan menyusuri bukti-bukti melalui CCTV disepanjang jalan yang tidak jauh dari tempat kejadian.

"Pengungkapan berdasarkan hasil dari sejumlah CCTV yang dipasang ditoko-toko pinggir jalan yang menghadap ke jalan. Sehingga kami mendapatkan ciri-ciri para pelaku," katanya.

Saat hendak melakukan penangkapan, ucap Firman, kedua pelaku melakukan perlawanan, sehingga pihaknya melakukan penembakan kepada kedua pelaku tersebut. "Pelaku diamankan di tempat yang berbeda, karena mereka melawan akhirnya kami menembak kaki kedua pelaku dibagian betis," ucapnya.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 363 dengan hukuman penjara maksimal 9 tahun. Serta diterapkan juga Pasal 359 karena dianggap telah lalai dan menyebabkan seseorang meninggal dunia, dan diancam hukuman penjara 5 tahun.

"Kami mengimbau kepada masyarakat dan pengusaha yang memiliki toko dipinggir jalan atau dekat dengan kawasan yang selama ini rawan terjadi tindak kejahatan, untuk bisa bekerjasama memasang CCTV yang menghadap ke jalan, untuk membantu pihak kepolisian dalam mengungkap kejahatan," pungkasnya. (lie)