Rabu, 10 Oktober 2018 17:25

Dorr!Dua Bandit Kaca Mobil Ditembak Polisi

Reporter : Fery Bangkit 
Dua tersangka bernama Muhammad Basri Podo (39) dan Aldi Pawane (43) ditembak di bagian engkel dan lutut kaki kirinya. Bahkan, salah satu tersangka masih menggunakan penyangga di bagian lututnya.
Dua tersangka bernama Muhammad Basri Podo (39) dan Aldi Pawane (43) ditembak di bagian engkel dan lutut kaki kirinya. Bahkan, salah satu tersangka masih menggunakan penyangga di bagian lututnya. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Dua tersangka bandit terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan petugas saat hendak ditangkap jajaran Satreskrim Polres Cimahi, belum lama ini.

Dua tersangka bernama Muhammad Basri Podo (39) dan Aldi Pawane (43) ditembak di bagian engkel dan lutut kaki kirinya. Bahkan, salah satu tersangka masih menggunakan penyangga di bagian lututnya. Dua tersangka diamankan di sekitar Puri Cipageran, Cimahi Utara, Kota Cimahi. Kedua tersangka merupakan debt collector.

Baca Juga : Astaga! Modus Pecah Kaca Mobil Lalu Rampas Puluhan Ponsel

"Kedua pelaku melawan hingga terpaksa diambil tindakan tegas," kata Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara saat ditemui di Mapolres Cimahi, Jln. Amir Mahmud, Rabu (10/10/2018). 

Aksi terakhir keduanya dilakukan di sekitar Kp. Kramat RT 05/06 Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat pada 11 September 2018 sekitar pukul 19.00 WIB.

Modus yang dilakukan kedua tersangka adalah dengan cara memecahkan kaca roda empat milik korban menggunakan alat berupa pemecah kaca kendaraan atau hammer kebagian kaca sebelah kanan bagian tengah.

Kedua pelaku memiliki peran berbeda. Ada yang bertugas mengamati situasi dan mengintai korban Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan serta yang menjadi eksekutor. "Kemudian diambil barang berharga milik korban," kata Rusdy.

Menurut keterangan tersangka, kata Rusdy, tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang dilakukan keduanya sudah memangsa sekitar 41 korban di wilayah Jawa Barat hingga Jawa Tengah.

Barang bukti yang diamankan dari kedua tersangka ialah berupa sepeda motor, 16 tablet, 27 ponsel berbagai macam, tiga buah laptop, sembilan buah jam tangan dan berbagai barang bukti lainnya, seperti tas.

"Di wilayah Jawa Barat itu ada di Cimahi, Kota Bandung, sampe ke Jawa Tengah seperti Semarang dan Demak," ungkap Rusdy.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 363 ayat 1 ke 4 dan ke 5 KUHPidana dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. 

Baca Lainnya