Kamis, 21 September 2017 23:40

Dor...!!! Pelaku Curas Jaringan Lampung Ditembak Polisi

Reporter : Fery Bangkit 
Empat pelaku curas diamankan di Mapolres Cimahi untuk penyelidikan lebih lanjut oleh Satreskrim.
Empat pelaku curas diamankan di Mapolres Cimahi untuk penyelidikan lebih lanjut oleh Satreskrim. [limawaktu dok]

limawaktu.id,- ES (33), otak tersangka pencurian disertai kekerasan jaringan Lampung dan Palembang terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh Sat Reskrim Polres Cimahi pada 14 September 2017.

Pasalnya, ia berupaya melawan saat akan dimankan bersama tiga tersangka lainnya, yakni IA (24), MA (21) dan H (24).

Keempat tersangka ini diamankan usai tertangkap tangan sedang mencuri telepon genggam milik Edwin (36), seorang tukang tambal ban di Jalan Raya Cimareme, Kabupaten Bandung Barat.

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N. Adiputra mengatakan, awalnya ke empat pelaku ini tidak memiliki niat untuk mencuri telepon genggam milik Edwin.

Namun, saat Edwin mengisi angin kendaraan, salah satu tersangka melihat ada telepon genggam milik Edwin yang tergeletak dan beruasaha mengambilnya.

"Pada saat akan diambil, anak korban (Edwin) melihatnya dan langsung berteriak maling, pelaku ini pun langsung kabur ke arah Kota Cimahi," ujar Niko, saat gelar perkara di Polres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Kamis (21/9/2017).

Sebelum polisi datang mengamankan, keempat tersangka ini sempat dikejar-kejar warga dari daerah Cimareme Bandung Barat dan baru tertangkap di Jalan Amir Mahmud, Padasuka, Kota Cimahi, karena kendaraan pelaku terjebak macet.

Saat dikejar warga, kata Niko, keempat tersangka yang sudah puluhan kali melakukan aksi kejahatan di daerah Banten, Jakarta dan Jawa Barat ini nekat menabrakan kendaraannya dengan kendaraan lain yang dianggap menghalangi. Akibatnya, dua pengendara sepeda motorpun ikut menjadi korban.

"Saat sampai di depan Mc Donald Padasuka kondisi jalan padat sehingga pelaku panik dan mengambil jalur sebelah kanan sehingga melawan arus. Pada saat bersamaan mobil tersebut menabrak sepeda motor yang dikendarai seorang pelajar putri dan kemudian menabrak pembatas jalan," katanya.

Tak sampai di situ, sambung Niko, para tersangka yang sudah terpojok ini masih sempat berusaha melarikan diri, namun gagal dan diringkus anggota Polres Cimahi bersama anggota TNI dan masyarakat.

"Para pelaku berikut barang bukti langsung kita amankan ke Polres Cimahi untuk penyelidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Cimahi, karena saat melarikan diri pelaku banyak menabrak kenderaan lainnya, walaupun tidak ada korban jiwa," ucapnya.

Menurut Niko, komplotan ini mengaku sengaja datang ke Jawa untuk melakukan aksi jahat. Selama ini, sambug Niko, ke empatnya diketahui tinggal di Cikupa Banten, untuk melakukan serangkaian tindak pidana.

"Jadi dari sana (Banten) mereka itu muter-muter mencari mangsa sampai ke Bandung Barat dan Cimahi," katanya.

Dari tanggan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni sembilan unit telepon genggang berbagai merek, kartu ATM, Kartu Kredit, serta satu unit mobil Avanza dengan nomor polisi T.1007.GFC yang diketahui hasil curian dari Kampung Cibadak Sukanagara, Kecamatan Cikupa Tangerang Banten.

"Semua barang bukti itu hasil kejahatan mereka di Serang dan Tangerang Banten serta Cikarang Bekasi dan Subang Jawa Barat," ucapnya.

Akibat perbuatannya para pelaku akan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (kit)

Baca Lainnya