Kamis, 23 Januari 2020 15:32

Bukan Kapok, Nyangyang Malah gasak Ribuan Bungkus Rokok Usai Keluar Penjara

Kapolsek Cimahi Kompol Supriati saat gelar perkara di Mapolsek Padalarang Kamis (2312020).
Kapolsek Cimahi Kompol Supriati saat gelar perkara di Mapolsek Padalarang Kamis (2312020). [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Status residivis yang disandang Nyanyang (47) tak membuatnya jera untuk melakukan aksi pencurian. Teranyar, ia kembali harus masuk jeruji besi usai melakukan pencurian di sebuah minimarket.

Padahal, sebelumnya pria pengangguran itu sudah dua kali masuk penjara selama setahun tujuh bulan karena kasus yang sama. Tersangka ditahan di Lapas Cianjur.

Setelah keluar penjara, Nyanyang lagi-lagi melakukan aksi serupa, sebelum akhirnya ditangkap jajaran Unit Reserse Kriminal Polsek Padalarang pada 13 Januari 2020 di wilayah Pasar Tagog, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Nyanyang (47) Residivis Pencurian MiniMarket saat digelandang Polsek Padalarang

Setelah dikembangkan, polisi menangkap dua pelaku lainnya atas nama Muhaimin (45) dan Ridwan Firmansyah (30) yang diduga berperan sebagai penadah hasil curian Nyanyang.

"Allhamdulilah Unit Reskrim Polsek Padalarang berhasil menangkap tersangka Nyanyang di Pasar Tagog. Dia residivis kasus yang sama," kata Kapolsek Cimahi, Kompol Supriati saat gelar perkara di Mapolsek Padalarang, Kamis (23/1/2020).

Berdasarkan keterangan yang dikumpulkan, tercatat ada 11 minimarket yang berhasil digasak tersangka di wilayah hukum Polsek Padalarang dan Cianjur. "8 kasus itu di wilayah Hukum Polsek Padalarang, sisanya di Cianjur," terangnya.

Modus yang dilakukan tersangka Nyanyang sangat terlatih. Pelaku nekat memanjat atap minimarket, kemudian membongkarnya. Setelah itu memanaskan gembok di atas plafon menggunakan minyak kayu, gas kecil dan pemantik.

"Kemudian memutus kawat dan kabel CCTV dan mengambil hard disk CCTV," ucap Supriati.

Setelah berhasil masuk, tersangka menjarah semua jenis rokok yang berada di minimarket. Barang hasil curian itu kemudian dibawanya ke daerah Cianjur dan diserahkan kepada tersangka Muhaimin dan Ridwan Firmansyah.

"Barang bukti rokok yang berhasil kita dapat dari tersangka ada 1.141 bungkus rokok berbagai jenis. Kalau 2 tersangka terakhir ditangkap di Cianjur," terangnya.

Tersangka Nyanyang sendiri biasanya beraksi tengah malam, sekitar pukul 01.00 WIB dengan mengincar minimarket yang tengah dalam keadaan sepi.

Atas perbuatannya, khusus residivis Nyanyang terancam kembali menghuni tahanan selama 7 tahun, dengan disangkakan Pasal 363 Jo 65 KUHPidana. Sedangkan Muhaimin dan Ridwan disangkakan Pasal 480 Jo 481 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Baca Lainnya