Senin, 4 Februari 2019 17:46

Berbekal Tali Sepatu, Dua Pelaku ini Gasak Puluhan Motor

Reporter : Fery Bangkit 
Satreskrim Polres Cimahi memperlihatkan barang bukit yang dipakai pelaku saat melakukan aksinya.
Satreskrim Polres Cimahi memperlihatkan barang bukit yang dipakai pelaku saat melakukan aksinya. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Nandi Ramdani dan Doni Aldiansyah terancam mendekam di penjara maksimal tujuh tahun. Keduanya disangkakan Pasal 363 KUHPidana.

Wajar saja jika keduanya terancam dikurung dibalik jeruji, sebab mereka merupakan tersangka pelaku kendaraan bermotor yang diamankan jajaran Satreskrim Polres Cimahi.

Baca Juga : Sempat Lari ke Garut, Pelaku Spesialis Pencuri Mobil Diamankan dalam 24 Jam

Aksi terakhir yang dilakukan dua tersangka itu dilakukan 28 November 2018 di Kampung Babakan Pasir Angin RT 01/15 Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Saat itu, motor korban yang diparkir di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) raib dicuri oleh para tersangka. Selain itu, masih banyak puluhan TKP dan korban lainnya.

Baca Juga : Hati-hati! Begini Cara Pelaku Nyuri Mobil 

Kapolres Cimahi, AKP Rusdy Pramana Suryanagara, dari banyak kejadian yang dilakukukan, modus para pelaku ini kebanyakan dengan cara merusak pagar rumah korban. Setelah dipastikan aman, para pelaku pun kemudian membawa barang berharga milik korban.

"Kemudian pelaku lainnya mengeksekusi barang milik korban berupa sepeda motor," kata Rusdy di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Senin (4/2/2019).

Baca Juga : Aki Dicolong, Dispora Kota Bandung Rugi Puluhan Juta

Menurut pengakuan tersangka, kata Rusdy, pelaku ini sudah puluhan kali melakukan aksinya. Terutama di Kota Cimahi dan Kota Bandung. Meski begitu, pihak kepolisian masih akan melakukan pengembangan.

"Di Cimahi sudah 17. Hingga saat ini penyidik sedang mengembangkan kasus tersebut terhadap kemungkinan adanya pelaku ataupun TKP lainnya," ujarnya.

Para pelaku yang diamankan belum lama ini sempat mencoba melakukan perlawanan pada saat akan ditangkap. Sebab membahayakan, akhirnya para pelaku dihadiahi timah panas.

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N Adiputra menambahkan, para pelaku ini memiliki ciri khas berupa tali sepatu yang selalu dibawa setiap kali melakukan aksinya. Tali sepatu itu diikat dipagar rumah milik korban sebagai tanda bahwa rumah itu sudah pernah digasak pelaku.

"Sehari (pelaku) bawa 5 (lima) tali sepatu. Berarti ada 5 (lima) TKP. Waktu kita amankan tinggal 1 (satu) tali sepatu, berarti sudah 4 (empat) kejadian," beber Niko. 

Baca Lainnya