Limawaktu.id - Sungguh bejat kelakuan pria paruh baya yang berprofesi sebagai dukun ini. Pria berinisial S alias Eyang itu tega berbuat tindak asusila terhadap anak tirinya selama bertahun-tahun hingga hamil.
aksi bejat pelaku terbongkar setelah korban berinisial T (18) berani menceritakan tragedi yang dialaminya ini kepada ibunya. Kemudian, ibu korban dengan didamping Ketua RW melaporkan kasus ini ke polisi.
Dukun Eyang bahkan nyaris jadi bulan-bulanan massa. Beruntung, aksi massa bisa diredam setelah beberapa anggota polisi mendatangi kediaman pelaku, Kamis (20/2/2020) sore.
"Iya kemarin ada warga saya ditangkap karena telah berbuat asusila terhadap anak tiri. Pelaku sempat akan dihakimi warga, namun keburu diamankan polisi," kata Ketua RW, Dudi Suwandi di rumahnya, Jumat (21/2/2020).
Dudi menuturkan, ia menyaksikan langsung keberingasan warga yang kesal pada pelaku. Bahkan beberapa jam sebelum diamankan, puluhan warga sudah mengepung rumah pelaku.
"Warga sudah berkerumun, begitu diamankan keluar rumah, ada warga yang berusaha menghakimi. Massa baru bubar setelah polisi menembakan peluru ke udara," ujarnya.
Dari pengakuan yang disampaikan korban, Dudi melanjutkan, kelakuan bejat Eyang dimulai sejak korban duduk dibangku Sekolah Dasar (SD). Saat itu, pelaku hanya meraba-raba bagian sensitif korban. Baru saat menginjak SMP, korban mulai disetubuhi pelaku.
Dari hasil pengungkapan di kantor polisi, ternyata korbannya bukan hanya satu orang, sebab pelaku juga tega menyetubuhi kakak korban hingga hamil. Pelaku melakukan aksi bejat di saat situasi rumah sedang sepi.
"Warga sebenarnya sudah melihat gelagat mencurigakan sejak lama, namun belum ada bukti. Ternyata kecurigaan warga benar, makanya warga geram dan ingin menghakimi pelaku," ucapnya.
Kasat Reskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro membenarkan pihaknya mengamankan pelaku asusila. Saat ini pelaku sudah mendekam di sel tahanan.
"Betul, kami telah mengamankan pelaku persetubuhan ataupun pencabulan terhadap anak di bawah umur. Pelaku kami amankan tadi malam," bebernya.