Selasa, 4 September 2018 18:31

Begal Kembali Mentas, Kapolda Jabar Minta Polres se-Jawa Barat Perketat Pengawasan

Reporter : Fery Bangkit 
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto. [Fery Bangkit / Limawaktu]

Limawaktu.id - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto meminta Polres se-Jabar intensifkan patroli untuk mengantisipasi aksi penjahat jalanan alias Begal.

Hal tersebut disampaikannya usai di Lapangan Brigif Kujang 15 Cimahi, Jalan Kebon Rumput, Selasa (4/9/2018). Agung meminta semua anggota Polri tak menganggap remeh ancaman begal yang kemungkinan bergeser ke daerah perbatasan.

"Potensi pergeseran pelaku begal ke daerah perbatasan itu sangat besar, untuk itu saya perintahkan anggota di setiap Polres tidak meremehkan segala bentuk ancaman," imbuh Agung.

Seperti diketahui, beberapa hari lalu, seorang mahasiswi menjadi korban begal di bawah flyover Pasupati, Kota Bandung. Korban tewas setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Untuk mengantisipasi dan menekan tindak pidana pembegalan atau yang lainnya, Agung akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah kota untuk memasang CCTV.

"Pemasangan CCTV terutama di tempat yang rawan tindak pidana. Petugas kepolisian kan tidak bisa standby 24 jam penuh. Tentunya akan sangat terbantu dengan sistem digital security. Nanti sistemnya terintegrasi dengan pemprov dan pemkot," tuturnya.

Jika pemasangan CCTV sudah terlaksana, hal tersebut akan membantu pihak kepolisian melakukan patroli di titik rawan dan memudahkan pengungkapan suatu kasus.

"Ketika ada tindak pidana terjadi disaat tidak ada petugas yang berjaga, paling tidak kita punya alat bukti untuk mengungkap kasus tersebut," ucapnya.

Ia mengimbau agar masyarakat turut memiliki andil menjaga lingkungan dan diri sendiri dengan tidak memancing potensi tindak pidana.

"Kalau bisa anak-anak muda atau siapapun yang nongkrong di tempat tertentu itu diminimalisir, karena bisa mengundang perselisihan. Kami punya diskresi untuk membubarkan tongkrongan, tapi prioritas lebih pada penanganan preventif," tandasnya.

Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara, memastikan pihaknya sudah melakukan optimalisasi peran intel dan Babhinkamtibmas di masyarakat sebagai antisipasi kerawanan pembegalan.

"Sebetulnya di Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat ini sangat berpotensi, hanya kami juga sudah mengantisipasi dengan meningkatkan intensitas patroli dan penebalan petugas di sejumlah titik," ungkapnya. 

Baca Lainnya