Jumat, 3 Agustus 2018 23:24

Barang Curian Dijual Online, 3 Pelakunya Diciduk Polisi Saat Curi Ban Motor

Reporter : Fery Bangkit 
 Tiga pencuri spesialis rumah kosong, diringkus anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cimahi.
Tiga pencuri spesialis rumah kosong, diringkus anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Tiga pencuri spesialis rumah kosong diringkus anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cimahi setelah mencuri 10 ban bekas yang disimpan di halaman toko Pusat Ban Cilember di Jalan Amir Machmud, Kota Cimahi belum lama ini.

Ketiganya yakni MR, FS dan I yang melakukan aksi Pencurian tersebut pada Rabu (25/7/2018) pukul 02.00 WIB dini hari. Saat itu satu diantara pelaku masuk ke halaman toko dengan cara memanjat pagar dan dua pelaku lainnya menunggu diluar pagar untuk menerima ban bekas tersebut dan mengawasi sekitar lokasi.

FS, salah seorang pelaku mengatakan, sudah empat kali melakukan pencurian dengan modus tersebut dengan cara menandai satu rumah yang akan diincar. Diakuinya, barang hasil curiannya dijual secara Online.

"Keliling dulu terus menandai disitu (rumah), seperti yang di toko ban," kata FS.

Ia mengaku dari hasil pencuriannya itu dijual secara online dan uangnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

"Uangnya untuk istri dan untuk makan," katanya.

Sementara itu Kapolres Cimahi AKBP Rudy Pramana Suryanagara mengatakan, modus yang digunakan ketiga pelaku tersebut biasanya melakukan aksinya pada malam hari ketika keadaan rumah yang diincar tengah kosong.

"Sasarannya perumahan. Biasanya mereka mengawasi rumah incarannya, kemudian satu pelaku masuk dan dua pelaku yang lainnya menunggu diluar untuk menerima hasil pencuriannya," kata Rusdy di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Machmud, Kota Cimahi, Jumat (3/8/2018).

Kapolres mengatakan, saat dilakukan penangkapan satu diantara pelaku tersebut melakukan perlawanan yang bisa mengancam jiwa petugas, sehingga terpaksa harus dilakukan tindakan tegas terukur.

"Kami terpaksa menembak satu diantara pelaku pada bagian kakinya karena melakukan perlawan," katanya.

Hingga saat ini, kata Rusdy, penyidik anggota Satreskrim Polres Cimahi masih mengembangkan kasus tersebut lantaran diduga ada kemungkinan masih ada TKP dan pelaku yang lain.

"Pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," kata Rusdy.

Baca Lainnya