Senin, 16 April 2018 14:37

Anak Hasil Hubungan Gelap dengan Mantan Pacar Dibuang ke Atas Genteng Hingga Tewas

Reporter : Fery Bangkit 
SM, tersangka pembunuhan bayi hasil hubungan gelap.
SM, tersangka pembunuhan bayi hasil hubungan gelap. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Malu melahirkan anak hasil hubungan gelap dengan mantan pacar, SM (18) langsung membuang bayi tak berdosanya di atas genteng rumah milik Esih, Warga Jln. Sindang Sari Barat RT 02/09, Kel. Melong, Kec. Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Akibat aksi tak terpujinya itu, warga Kp. Sindangsari, RT 04/10, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung Barat itu terancam hukuman tujuh tahun penjara. buruh home industri itu dijerat Pasal 341 dan Pasal 342 KUHPidana

Baca Juga : Waspada …!!! Pelaku Perampokan dan Pembunuhan di Cililin Masih Berkeliaran

Kapolsek Cimahi Selatan, AKP Sutarman menerangkan, awal mula kasus itu terjadi pada 10 April 2018 sekitar pukul 13.00 WIB. Pemilik rumah saat itu mencium bau busuk dari atap genteng rumahnya. Kemudian, pemilik rumah memerintahkan anaknya bernama Sandi Wijaya untuk mengecek sumber bau itu.

"Dari situlah terungkap bahwa bau busuk berasal dari mayat bayi yang dibuang di atas genteng dalam kantung kresek" katanya kepada wartawan di Mapolsek Cimahi Selatan, Komplek Perumahan Parmindo, Senin (16/4/2018).

Baca Juga : Diduga Dibunuh, Candra Tewas Penuh Luka

Setelah menerima laporan, pihaknya langsung mendatangi lokasi. Kemudian mengumpulkan keterangan para saksi dan hasil olah TKP, akhirnya Unit Reskrim akhirnya mendapatkan satu nama, yakni SM (18) salah seorang buruh home industri yang lokasinya bersebelahan dengan lokasi ditemukannya bayi tersebut.

Sutarman pun langsung mengirimkan Unit Reskrim ke kampung halaman Sofi di Kertasari Kabupaten Bandung. Tidak membutuhkan waktu lama, SM pun langsung ditangkap dan akhirnya mengakui jika bayi yang dibuangnya merupakan anak kandungnya.

Baca Juga : Gambaran Rekonstruksi Kasus Perampokan dan Pembunuhan di Bandung Barat

Dari pengakuan tersangka, jasad bayi tersebut dibuang Jumat (6/4/2018) malam. Saat itu dirinya berpura-pura akan membuang air besar ke toilet karena merasa mulas.

"Namun saat di toilet, keluar bayi. Panik, dia pun langsung memasukan bayi tersebut ke dalam keresek," ujarnya.

Tidak hanya itu, tersangka lalu naik ke atap rumah tetangganya dan membuang bayi yang disimpan dalam keresek hitam di atap rumah. Agar tidak jatuh, bungkusan berisi bayi tersebut diselipkan dan ditindih genting.

Motif tersangka membuang bayinya, lantaran malu karena hubungannya tidak direstui sama kedua orangtuanya. Selain itu, tersangka pun sudah tidak berhubungan dengan pacar yang menjadi ayah bayi tersebut.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 341, dan pasal 342 KUHPidana tentang membunuh anak kandungnya sendiri dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara.

Sementara itu SM mengaku menyesal telah membuang anaknya hingga tewas. Saat itu dirinya panik dan tidak tahu harus berbuat apa. "Saya malu dan panik. Saya menyesal," singkatnya.

Baca Lainnya