Kamis, 10 Januari 2019 10:51

30 Menit Makan, Rp 10 Juta Raib Digondol Spesialis Pecah Kaca Mobil

Reporter : Fery Bangkit 
Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N Adiputra.
Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N Adiputra. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Aksi kejahatan pecah kaca mobil kembali terjadi di Kota Cimahi. Kali ini menimpa Ramdhani Gunawan (29), warga Kiaracondong, Kota Bandung. Akibatnya, korban menelan kerugian hingga Rp 14 juta.

Peristiwa itu terjadi Selasa (8/1/2019) sekitar pukul 21.45 WIB di Jalan HMS Mintaredja, Baros Kota Cimahi. Tepatnya dekat pintu Gerbang Tol (GT) Baros II.

Baca Juga : Astaga! Modus Pecah Kaca Mobil Lalu Rampas Puluhan Ponsel

Aksi pecah kaca mobil itu bermula ketika Ramdhani bersama kakaknya makan malam di salah satu rumah makan di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat itu, mobil jenis Suzuki S-Cross dengan nomor polisi B-1995-NRW diparkir belakang truk besar.

"Posisinya di belakang truk sesudah itu kita masuk ke dalam makan, berdua sama kakak saya," katanya di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Kamis (10/1/2019).

Baca Juga : Dorr!Dua Bandit Kaca Mobil Ditembak Polisi

Setelah tuntas istirahat makan sekitar 30 menit, ia dan kakaknya langsung menuju mobil. Ketika sampai ke mobil, mereka kaget melihat posisi kaca pintu belakang sebelah kanan sudah pecah.

"Anehnya, alarm mobilnya gak bunyi," ucap Ramdhani.

Setelah diperiksa, ternyata barang berupa laptop dan uang sebesar Rp 7 juta sudah lenyak. Total kerugian yang dialaminya mencapai Rp 14 juta. "Untung alat ukur limbahnya tidak dibawa pelaku, soalnya nilainya sampe Rp 25 juta. 

Ia sudah melaporkan kejadian tersebut ke Satreskrim Polres Cimahi. Harapannya, pelaku secepatnya bisa tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N Adiputra membenarkan adanya kejahatan pecah kaca. Pihaknya pun sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengungkap kasus tersebut.

"Kami membenarkan adanya kejadian pecah kaca. Kami masih dalami apakah ada kaitan dengan kejadian sebelumnya atau tidak," katanya.

Baca Lainnya