Selasa, 17 Oktober 2017 14:26

Tak Minder, Cililin Channel Gali Kearifan Lokal

Reporter : Jumadi Kusuma
CILILIN Channel Saba Kota Programe di Gedung Sate Bandung.
CILILIN Channel Saba Kota Programe di Gedung Sate Bandung. [Limawaktu]

Limawaktu.id, - Virus kreatifitas mulai menjangkiti daerah yang mungkin dipandang kampung oleh sebagian orang. Namun hal itu tak membuat warga Cililin Kabupaten Bandung Barat merasa minder, lewat wadah CILILIN Channel sebagai komunitas Kreatif anak muda Kabupaten Bandung Barat bagian selatan ini menunjukkan jatidirinya, menggali potensi dan kearifan lokal untuk dipersembahkan bagi dunia.

“Aktivitas kami berawal dari dunia maya, temu pemirsa didunia nyata dan menjadikan informasi bukan sekedar wacana yang berjejal dalam ingatan (to inform) tapi daya yang mampu mempengaruhi dan merubah keadaan (to influence),” kata Gangan Ridwan ketua CILILIN Channel saat berbincang di Cafe De Katsu, Citapen Cihampelas Kabupaten Bandung Barat, Selasa (17/10).

Potensi sumber daya alam dan kearifan lokal Bandung Selatan, berdasarkan catatan historis merupakan daerah Kewedanaan Cililin yang meliputi Cililin, Cihampelas, Rongga, Gununghalu, Sindangkerta, Saguling dan Cipongkor. "Ketujuh daerah itu memiliki ciri khas tersendiri baik alam maupun budayanya, sayangnya masih belum tergali secara maksimal",ujar Gangan yang ditemani Ferry Andriano pemilik Cafe De Katsu.

CILILIN Channel dengan gaya urang Sunda gaul tampil percaya diri kenalkan eksotis alam dan keunikan budaya lokal Bandung Selatan dengan bahasa gaul dan heurey serta edukatif melalui berbagai even dan tagline bermuatan pesan moral dan istilah budaya Cililinan.

Eksistensi CILILIN Channel sudah diakui, terbukti dalam Karnaval Kemerdekaan "Pesona Parahyangan" 2017 di Bandung yang dihadiri Presiden Jokowidodo, mendapat stand Sanggar Budaya "Hariring Lembur" dan gelar produk lokal salah satunya Kopi Cililin.

Dengan mengandalkan iuran dari partisipan yang terdiri dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM), CILILIN Channel membiayai even dan kegiatannya secara mandiri. "Di akhir bulan Oktober ini, kami akan menggelar event Festival Nyangegeng 2017, yang akan menampilkan Karnaval Budaya, lomba kaulinan lembur, mewarnai, fotografi dan bazzar kuliner," pungkas Gangan mengakhiri obrolan. (jk)*

 

Baca Lainnya