Kamis, 14 Desember 2017 17:51

Si Melon Tembus Rp 25 Ribu Satu Tabung

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung, Popi Hopipah dan Kapolres Bandung, AKBP M Nazly Harahap melakukan Sidak di Pasar Soreang, Rabu (13/12).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung, Popi Hopipah dan Kapolres Bandung, AKBP M Nazly Harahap melakukan Sidak di Pasar Soreang, Rabu (13/12). [Limawaktu]

Limawaktu.id - Melambungnya harga Gas elpiji di Kabupaten Bandung menjadi kendala bagi Pemkab setempat. Pasalnya di tingkat pengecer harga gas 3 kilogram bisa mencapai Rp. 25 ribu.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung, Popi Hopipah mengatakan selama ini yang menjadi kendala di tingkat pengecer adalah harga gas 3 kg yang mencapai Rp 25 ribu. Padahal idealnya di angka Rp 20 ribu. Sementara di pangkalan sendiri harga gas 3 kg sebesar Rp 16.800. "Kami hanya mengingatkan warung tidak boleh membeli gas 3 kg lebih dari lima tabung,” katanya, usai pengecekan harga sembako ke Pasar Soreang, Rabu (13/12).

Dia  menambahkan, Hiswana Migas berkomitmen menambah persediaan gas 3KG di hari libur sebesar 100 persen. Seminggu misal gas 3 kg 250 tabung ditambah 250 lagi jadi 500 karena gas tidak boleh libur," ungkapnya.

Popi menegaskan, terkait dengan kenaikan harga beberapa bahan pokok seperti daging Ayam potong dan telur lebih disebabkan karena faktor cuaca dan bukan karena Natal atau tahun baru 2018. "Saat kami pantau harga, kenaikan sudah mulai sejak beberapa pekan lalu, sehingga kenaikan harga ini bukan karena menjelang natal dan tahun baru," katanya.

Sementara, Kapolres Bandung, AKBP M Nazly Harahap yang ikut bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian dan Dinas Peternakan Kabupaten Bandung melakukan Sidak pasar ini mengatakan, harga sejumlah Kebutuhan pokok di Kabupaten Bandung meningkat. Di Pasar Soreang, harga daging ayam potong Naik dikisaran Rp 30 ribu menjadi Rp 35 ribu perkilogram dan harga telur dikisaran Rp 21 ribu menjadi Rp 23 perkilogram.

Nazli mengatakan, pihaknya bersama Satuan Petugas (Satgas) pangan Kabupaten Bandung mengecek harga kebutuhan pokok di Pasar Soreang. Hasilnya, beberapa harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan namun dalam batas yang wajar.

"Alhamdulillah dari hasil ngecek (harga), masih kisaran normal. Tidak ada kenaikan signifikan hanya tadi ayam kenaikan sampai Rp 5000 tapi masih dalam wajar," kata Nazli disela-sela sidak di Pasar Soreang, Rabu (13/12).

Menurutnya, saat ini tidak ada kenaikan harga kebutuhan pokok yang berarti. Hingga tahun baru 2018 pihaknya akan terus memantau harga bahan pokok dan diharapkan tidak terjadi gejolak kenaikan harga. Pasalnya, kenaikan harga kebutuhan pokok yang naik bukan disebabkan jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2018. Akan tetapi, dikarenakan permintaan terhadap dua komoditas tersebut yang meningkat namun pasokan sendiri berkurang. "Dalam seminggu saya kira akan stabil," pungkasnya. (lie)

Baca Lainnya