Selasa, 3 Oktober 2017 14:19

Pemkot Cimahi Klaim, Realisasi Investasi Rp 600 M

Reporter : Fery Bangkit 
Pemkot Cimahi masih mengandalkan industri kreatif dan industri tekstil sebagai potensi investasi
Pemkot Cimahi masih mengandalkan industri kreatif dan industri tekstil sebagai potensi investasi [limawaktu]

Limawaktu.id - Pemerintah Kota cimahi mengklaim, realisasi nilai investasi di Kota Cimahi hingga semester I tahun 2017 mencapai Rp 600 miliar. 

Kepala Bidang Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cimahi, Nila Lies Setiawati mengatakan, tahun 2017 ini pihaknya diberikan target oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebanyak Rp 240 miliar.

“Kita diberikan target dari BKPM itu Rp 24 miliar tahun ini. Tapi hingga semester 1 sudah Rp 600 miliar, sudah melebihi target,” ujar Nila, saat ditemui di Perkantoran Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, Selasa (3/10/2017).

Dikatakannya, total nilai investasi yang didapat itu berasal dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang dihimpun DPMPTSP Kota Cimahi.

“Didapatnya itu dari bidang industri, pariwisata, perdagangan dan lain-lain. Tapi paling banyak dari perdagangan dan industri,” ujar Nila.

Nila menjelaskan, selama ini investasi di Kota Cimahi berbasis potensi lokal, yang terdiri dari empat klaster. Di antaranya klaster makanan dan minuman, klaster industri tekstil dan produk tekstil, klaster kerajinan (craft) serta klaster telematika.

“Kita hanya mengandalkan industri kreatif dan industri tekstil,” ucapnya.

Sebetulnya, lanjut Nila, potensi untuk menarik investor di Cimahi cukup banyak. Hanya saja, kata dia, tidak didukung dengan kemudahan perizinan dan insfratuktur yang memadai.

Pasalnya, kata dia, kemudahan perizinan dan sarana insfratuktur sangat penting untuk menarik para investor. Selain tentunya dengan promosi yang masif.

“Kita punya potensi investasi, tapi kalau gak didukung kemudahan perizinan dan insfratuktur, susah juga,” katanya.

Dikatakannya, saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan ulang mengenai potensi di Cimahi. Sebab, masih banyak potensi yang masih bisa digali.

Contohnya, terang Nila, potensi untuk peningkatan investasi ialah sektor pariwisata yang tengah digarap oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi.

“Khususnya dibidang telematika, kita fokus ke sana. Kita dalami lagi,” tutupnya. (kit)*

Baca Lainnya