Selasa, 14 November 2017 16:38

Menjadi Usahawan Tak Cukup Hanya Punya Modal dan Keterampilan

Ekonomi IKM Bandung Barat
Setyo Mulyo, praktisi dan trainer wirausaha.
Setyo Mulyo, praktisi dan trainer wirausaha. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Permasalahan Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bukan hanya karena kurang modal dan minimnya pengetahuan dan keterampilan saja, akan tertapi banyak variabel lain yang mempengaruhinya.
Hal tersebut diungkapkan Setyo Mulyo, seorang praktisi dan trainer wirausaha saat berkunjung ke redaksi limawaktu.id, Selasa (14/11).

Berdasarkan survey ke beberapa pelaku usaha yang telah mengikuti pelatihan keterampilan otomotif dan mendapatkan bantuan dana akan tetapi tidak mampu menjalankan usahanya secara mandiri, "Pokok persoalan manusia tidak berdaya adalah rendahnya pengetahuan dan keterampilan demikan menurut akademisi dan para ahli, padahal fakta dilapangan banyak orang yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup akan tertapi tetap tidak bisa menjalankan usahanya secara mandiri," katanya.

Karenanya, menurut Setyo yang juga mantan aktifis buruh ini, bukan hanya karena faktor rendahnya pengetahuan dan keterampilan saja yang membuat seseorang tidak berdaya, ada variabel lain yang lebih pokok yaitu keberanian untuk berbuat, bertindak dan mengambil langkah pada ide, gagasan dan keyakinannya, "Selain itu ada masalah dalam proses pendampingan, dimana pendamping berperan terlalu berlebihan dan punya motif lain, seharusnya pendamping bisa menangani bagaimana proses kemandirian, peningkatan kapasitas, memelihara motivasi dan spirit pelaku usaha," sebutnya.

"Keberanian melangkah dengan potensi dan modal apa adanya dan tidak tergantung pada standar yang ditetapkan umum, serta berani melakukan sesuatu dengan segala keterbatasannya, itulah sesungguhnya peran penting motivator dan pendamping untuk membentuk karakter wirausaha yang mandiri," pungkasnya.(jk)*