Jumat, 31 Mei 2019 12:55

Jelang Lebaran, Bunga Hias Asal Lembang Dibanjiri Pemesan

Reporter : Fery Bangkit 
Mimin Aminah (38), pengrajin bunga hias asal Desa Langensari, Lembang, KBB.
Mimin Aminah (38), pengrajin bunga hias asal Desa Langensari, Lembang, KBB. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, pengusaha bunga hias dari kain bekas atau kain perca di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kebanjiran pesanan.

Mimin Aminah (38), pengrajin bunga hias asal Desa Langensari, Lembang, KBB pesanan mulai banyak sejak dua minggu lalu. Hasil kerajinan tangan berbahan kain perca ini biasanya dijadikan hiasan atau aksesoris untuk memperindah rumah.

"Pesanan banyaknya datang dari tetangga dan teman-teman di sosial media, mereka biasanya memesan aksesoris lebaran untuk hiasan di rumahnya," katanya, Kamis (30/5/2019).

Ia menuturkan, bahan-bahan utama pembuatan bunga hias ini semuanya memanfaat barang yang sudah tidak terpakai di rumahnya. Barang itu didaur ulang dan dijadikan bunga hias.

"Kebetulan, di rumah banyak bahan kain sisa yang sudah enggak terpakai. Begitu pula untuk pot, saya manfaatkan botol bekas minuman," ujar Mimin.

Dikatakannya, satu hasil kerajinan biasa dijual dengan harga antara Rp30.000-Rp50.000 per pot. Pembuatan aksesoris bunga biasanya dikerjakan saat waktu luang menunggu berbuka puasa.

Dia mengatakan, sejak terima pesanan dua minggu lalu, hingga saat ini sudah terjual sekitar 50 pot bunga. Sepekan jelang hari raya, dia dibantu keluarganya kini tengah mengerjakan pesanan pelanggan yang rencananya baru akan diambil nanti jelang lebaran.

"Untuk harga bervariasi tergantung ukuran serta tingkat kesulitan pembuatannya," terangnya.

Tidak hanya bunga hias, dirinya juga membuat beragam hiasan lainnya seperti bros dan bando dengan memanfaatkan kain bekas yang ada di rumahnya.

Baca Lainnya