Jumat, 12 Januari 2018 12:47

Harga Beras Sentuh Rp 13 Ribu/kg, Pemkot Cimahi Kewalahan

Reporter : Fery Bangkit 
Pembelian beras murah secara simbolis
Pembelian beras murah secara simbolis [limawaktu]

Limawaktu.id, - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi kewalahan mengantisipasi tingginya harga beras di pasaran se-Kota Cimahi. Saat ini, harga beras jenis medium maupun premium sudah melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Dalam sebulan terakhir, harga beras medium mencapai Rp11.000/kg. Padahal dalam HET ditentukan harga beras medium dipatok Rp9.450/kg.
Sementara harga beras premium telah mencapai Rp13.000/kg. Sementara dalam HET dipatok tidak melebihi Rp12.800/kg.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi Mohammad Sutarno mengatakan, pihaknya saat ini hanya bisa melakukan koordinasi dengan instansi terkait, seperti Bulog dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Dinas koordinasi dengan Bulog, berapa lama sih (kenaikannya). Bagaimana strategi untuk menurunkannya," kata Sutarno saat ditemui disela-sela acara Bazzar Beras Murah di Kecamatan Cimahi Selatan, Jalan Baros Raya, Jum'at (12/1/2018).

Dikatakannya, saat ini pihaknya belum bisa memberikan sanksi bagi pedagang yang menjual beras di atas HET. Pasalnya, kata Sutarno, harga beras di lapangan bersifat kondisional.

"Gak ada teguran. Kita monitoring saja," ucapnya.
Selain harga beras naikk, lanjut Sutarno, rantai pasokan beras ke Kota Cimahi pun agak terhambat. Menurutnya, permasalahan tersebut merupakan imbas dari pelarangan berhentinya kendaraan angkutan barang saat Natal dan Tahun Baru.

Sukaendah (62), warga asal Kelurahan Padasuka Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi menuturkan, harga beras saat ini sangat mahal.
"Selain itu, berasnya juga kurang bagus," tuturnya.