Jumat, 6 Oktober 2017 15:29

61 Koperasi di Cimahi Dibubarkan Ini Alasannya

Reporter : Fery Bangkit 
Rina Mulyani, Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Disdagkoperin Kota Cimahi
Rina Mulyani, Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Disdagkoperin Kota Cimahi [limawaktu]

Limawaktu.id, - Dinas Perdagangan koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi menyebutkan, sebanyak 61 koperasi telah dibubarkan tahun 2017.
 
Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Disdagkoperind Kota Cimahi, Rina Mulyani mengatakan, berdasarkan data dari Kementrian Koperasi, jumlah koperasi yang harus dibubarkan di Cimahi mencapai 107.
 
“Hasil verifikasi sementara yang gak aktif dan layak dibubarkan itu 61 koperasi, sisanya masih tahap verifikasi ke lapangan,” katanya, saat ditemui di sekitar Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, Jum'at (6/10/2017).
 
Awalnya, koperasi yang terdata di Kota Cimahi mencapai 420. Dengan dibubarkannya 61 koperasi, maka yang tersisa ditahun 2017 ini tinggal 359 koperasi.
 
Rina menjelaskan, pembubaran koperasi dilakukan lantaran puluhan koperasi tersebut sudah tidak melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) selama tiga tahun berturut-turut.
 
Selain itu, lanjut Rina, kebanyakan koperasi di Kota Cimahi kurang mengetahui tentang koperasi, ada juga lemah dalam pengawasan dan pengurus yang kurang amanah.
 
Diklaimnya, untuk mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya kerap melakukan pelatihan dan pembinaan.
 
“Dimana mereka diberitahu caranya pembukuan, pengelolaan, cara mencari jaringan dan sebagainya,” ucap Rina.
 
Menurutnya, koperasi sangat membantu terhadap kebutuhan ekonomi masyarakat Kota Cimahi. Misalnya, untuk tabungan pendidikan, tabungan kurban dan sebagainya. (kit)*