Senin, 13 November 2017 0:22

2016, Realisasi Pajak Hotel di Cimahi Mencapai 110 Persen Lebih

Reporter : Fery Bangkit 
Yunita R. Widiana, Sekretaris Bappenda Kota Cimahi.
Yunita R. Widiana, Sekretaris Bappenda Kota Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Realisasi penerimaan pajak hotel sepanjang 2016 yang dikelola Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Cimahi melampaui target yang dicanangkan.

Awalnya, Bappenda Kota Cimahi hanya menargetkan penerimaan pajak hotel tahun 2016 Rp 590.657.264. Namun, realisasinya melebihi target, yakni mencapai Rp 651.798.666 atau 110,35%.

"Pajak hotel itu ada tiga, yaitu Guess house, losmen, dan kos-kosan. Alhamdulillah penerimaannya melebihi target yang kita rencanakan," ujar Sekretaris Bappenda Kota Cimahi, Yunita R. Widiana, Minggu (12/11/2017).

Jika melihat data sementara, sepertinya capaian target pajak hotel tahun 2017 pun akan melampaui target. Pasalnya, hingga awal November 2017, capaian pajaknya sudah mencapai Rp 600.525.260 dari total 98 Wajib Pajak (WP) aktif.

Padahal, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni 2017, Bappenda Kota Cimahi hanya menargekan Rp 475.343.750. Dalam APBD perubahan, target penerimaan pajak hotel pun diubah menjadi Rp 602.537.979

"Kalau melihat capaian sampai awal November, optimis target perubahan akan tercapai," ucap Yunita.

Menurutnya, pada umumnya masih ada potensi yang bisa dimaksimalkan lagi antara lain dari sektor pajak hotel khususnya menyangkut rumah kos. Seperti diketahui, rumah kos yang akan ditarik pajaknya adalah diatas 10 kamar.

"Untuk jenis rumah kos diatas 10 kamar ditetapkan sebesar 4%. Subjek pajaknya adalah pribadi atau badan yang melakukan pembayaran kepada pemilik kos. Jadi, sebetulnya yang membayarnya ini adalah yang ngekos cuma dititipkan ke pemilik kos," ujarnya.(kit)*