Selasa, 27 April 2021 16:23

20 Ribu UMKM di Cimahi Tak Miliki Legalitas

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id,- Maraknya aktivitas Usaha Kecil  Mikro dan Menengah (UMKM) di Kota Cimahi ternyata belum dibarengi dengan pengurusan proses perizinan karena pelaku UMKM memiliki keterbatasan baik SDM maupun jaringan.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cimahi Asep Maryadi mengungkapkan, berdasarkan data yang ada sedikitnya ada sekitar 20 ribu UMKM yang belum memiliki legalitas, padahal pemerintah setahun lebih sudah menggulirkan program perizinan usaha melalui Online Single Submission (OSS) . Selain karena gagap teknologi juga karena tidak mau belajar atau tidak ada yang membimbing.

“Pelaku UMKM masih mengalami kesulitan untuk bisa mendapatkan izin usaha melalui OSS. Jika itu dilakukan akan mendukung aktivitas UMKM dalam menjalankan usahanya,” katanya, saat menghadiri kegiatan Perempuan Wirausaha (Perwira) Kota Cimahi,  Selasa (27/4/2021).

Dikatakannya, OSS adalah pintu gerbang satu-satunya untuk semua bentuk perusahaan yang akan mengajukan izin usaha di Indonesia. Baik perusahan lokal (PT PMDN) atau penanaman modal asing (PT PMA); perusahaan berbentuk perorangan, badan usaha atau badan hukum; atau usaha mikro, kecil, menengah, atau besar. Pengecualiannya adalah untuk kegiatan usaha di sektor keuangan, pertambangan, minyak dan gas bumi.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya sedang melakukan pelatihan dan pembinaan kepada pelaku UMKM agar bisa mengakses perizinan sehingga mereka memiliki legalitas yang jelas. Hingga saat ini aktivitas tersebut sudah berlangsung untuk tiga kali sesi dengan jumlah 150 orang setiap sesinya.

“Target kami sih 500 orang setiap sesi, namun karena sedang pandemi  jumlahnya dibatasi hanya 150 orang saja, bulan Mei akan memesuki sesi keempat, ” ungkapnya.

Dia menyarankan kepada pelaku UMKM agar bisa menjadi anggota salah satu asosiasi ataupun organisasi yang bisa membantu dan mempermudah akses pelaku UMKM dalam memperoleh legalitas.

“Jika pelaku UMKM sudah memiliki legalitas yang jelas, mereka akan mendapatkan kepercayaan dan penghargaan konsumen yang lebih besar,” pungkasnya.

 

Baca Lainnya

Topik Populer