Kapolda Jabar Bicara Potensi Konflik Pilkada Jabar 2018
Limawaktu.id,- Kapolda Jabar, Irjen Pol. Agung Budi Maryoto menyatakan, pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Jawa Barat 2018 sejauh ini berlangsung kondusif.
Hal tersebut dikatakannya saat menyambangi Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Kota Cimahi, Rabu (28/3/2018).
"Sampai saat ini, kondisinya masih sangat terjaga. Belum ada riak-riak kericuhan yang mengarah pada pecahnya konflik. Intinya, jangan sampai ada perpecahan. Tidak ada titik rawan konflik, semuanya sama," tegasnya.
Meski begitu, ia tidak memungkiri bahwa potensi konflik pada pelaksanaan Pilkada 2018 tetap ada. Untuk itu, kata dia, pihaknya akan tetap melakukan deteksi dini untuk mencegah konflik itu terjadi.
"Saya kira potensi itu sangat ada, kita tidak underestimate. Namun demikian sekecil apapun potensinya harus ada deteksi dan antisipasi," ujar Agung Budi.
Meski masyarakat nantinya akan memiliki pilihan yang berbeda-beda, namun pihaknya meminta agar semuanya bisa menciptakan keamanan.
"Semuanya berperan untuk menciptakan kondusifitas inilah yang harus menjadi peran kita semua. Pilkada adalah pesta rakyat, meskipun berbeda pilihan, akhirnya kita harus tetap bersatu lagi," tandasnya.
Pada Pilkada serentak 2018, di Jawa Barat ada 16 daerah yang akan melaksanakan pemilihan Bupati/Wakil Bupati maupun Wali Kota/Wakil Wali Kota, serta Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Barat.