Selasa, 30 Juli 2019 12:57

Simulasi Penanganan Bencana Jabar:Masyarakat Panik dan Melarikan Diri

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Sebagai bentuk kesiapan dalam menghadapi bencana di wilayah Jawa Barat, Kodim III/Siliwangi menggelar simulasi penanggulangan bencana di Lapangan Tembak 300 Pusdikkav Kodiklat TNI AD Jalan Letkol G.A. Manulang Purabaya, Padalarang, Bandung Barat, Selasa (30/7/2019). Simulasi dipimpin langsung Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono.

Skenario latihan, pada saat pramuka dan masyarakat melaksanakan kegiatan rutin tiba-tiba terjadi gempa sehingga masyarakat panik melarikan diri dan ada yang terjatuh bahkan ada yang mengalami patah tulang serta luka-luka.

Pada tanggap darurat, Satgas penanggulangan bencana dan Tim kesehatan Kodam III/Siliwangi langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi masyarakat dan para koran ketempat yang lebih aman dan korban luka-luka langsung ditangani dilokasi.

Sedangkan yang patah tulang dan memerlukan penanganan khusus (amputasi) langsung di bawa ke mobil bedah lapangan setelah ditangani selanjutnya di evakuasi ke Rumah Sakit terdekat.

Mayjen TNI Tri Soewandono mengatakan, wilayah Jawa Barat  sangat rawan terhadap bencana diantaranya bencana tanah longsor, gunung meletus, banjir bandang dan kemungkinan juga bisa terjadinya tsunami diwilayah pantai selatan.

"Kodam III/Siliwangi menyusun organisasi satuan-satuan tugas dan apabila terjadi kita siap gerakan," ujarnya.

Penanggulangan bencana kata Pangdam, merupakan operasi yang kompleks. Saat bencana terjadi infrastruktur umumnya rusak, listrik padam, bahan bakar sulit dicari, bantuan yang bisa diandalkan berasal dari masyarakat diluar daerah bencana.

Pelik dan kompleksnya, katanya, penanggulangan bencana karena kita harus membuat tenda-tenda tempat penampungan sementara, dapur umum, posko kesehatan dan posko relawan bencana yang terutama menolong korban.

"Prinsipnya bahwa nyawa harus diselamatkan terlebih dahulu, untuk pemulihan dan penanganan selanjutnya kita kirim kebelakang," katanya. 

Pada simulasi ini melibatkan Pramuka, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Akper Dustira dan para relawan MPBS bencana serta Tim Kesehatan dari Kodam III/Siliwangi.(Pendam III/Siliwangi).

Berita Terkait