Antisipasi Kecelakaan, Satlantas Polres Cimahi akan Periksa Rutin Bus yang Masuk Lembang
Limawaktu.id,- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cimahi akan melakukan pemeriksaan rutin kendaraan umum yang akan memasuki kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Pemeriksaan, khususnya terhadap kendaraan jenis truk dan bus dilakukan untuk mengetahui kelaikan kendaraan. Tujuannya, bisa meminimalisir kecelakaan lalu lintas di jalur kawasan wisata Lembang.
"Ke depan kita rutin melaksanakan pemeriksaan kendaraan angkutan umum yang akan melintas di jalur wisata Lembang. Secara keseluruhan angkutan truk, bus kita akan laksanakan pemeriksaan kelaikannya," ujar Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Suharto, Sabtu (4/3/2018).
Untuk kegiatan tersebut, terlebih dahulu pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pehubungan Kabupaten Bandung Barat.
Rencananya, kata Suharto, pemeriksaan kelaikan kendaraan umum akan dilaksanakan setiap akhir pekan. Khususnya jika libur panjang. Bila kedapatan ada kendaraan yang tidak laik jalan, pihaknya akan melakukan penindakan.
"Kita tindak dan kita amankan. Kita minta kepada yang pengusahanya untuk mengganti bus yang laik," tegasnya.
Maraknya kecelakaan lalu lintas di jalur wisata Lembang menuju Subang, terutama di Tanjakan Emen, yang kini berganti menjadi Tanjakan Aman menjadi atensi tersendiri bagi sejumlah pihak.
Terbaru, kecelakaan terjadi di Tanjakan Aman yang menewaskan sekitar 27 korban jiwa.
Diduga, tidak laiknya bus menjadi biang keladi penyebab terjadinya kecelakaan rombongan wisatawan asal Tangerang, Banten itu.
Awal bulan lalu, petugas gabungan dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat bersama personel Polda Jabar melakukan pemeriksaan mendadak belasan bus pariwisata di Terminal Wisata Grafika Cikole Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Hasilnya dari 13 bus yang diperiksa tujuh bus di antaranya bermasalah baik administrasi maupun teknis saat dilakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check).
"Saat awal 2018 kita sudah pernah melaksanakan. Kita kerja sama dengan Dishub Provinsi," pungkas Suharto.