Senin, 15 Oktober 2018 19:20

Bupati Bandung Barat Bantah Terima Suap

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna membantah telah menerima uang senilai Rp 255 juta dari hasil uang urunan para Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

Tim kuasa hukum mantan Bupati Subang, Imas Aryumningsih mengaku tak puas atas vonis hakim terhadap kliennya. Menurut mereka, vonis 6,5 tahun terhadap kliennya masih terlalu tinggi.

Mantan Bupati Subang, Imas Aryumningsih terancam didita harta bendanya jika tak membayar uang pengganti sebesar Rp 410 juta. Atau diganti kurungan penjara selama satu tahun. 

Mantan Bupati Subang, Imas Aryumningsih batal menjalani sidang putusan pada Rabu (19/9/2018). Pembatalan dikarenakan ada penetapan majelis yang harus diubah terlebih dulu.

Mantan Kepala Bidang Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kab Subang, Asep Santika dituntut hukuman lima tahun penjara, denda Rp 200 juta, subsider kurungan tiga bulan oleh JPU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Majelis hakim memvonis terdakwa Asep Hikayat hukuman dua tahun penjara, denda Rp 50 juta, subsider kurungan dua bulan. Vonis yang diberikan majelis lebih ringan enam bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPU).

Sekretaris Kabupaten Subang, Abdurahman mengakui menerima uang 'paraf' setiap kali menandatangani rekomendasi izin lokasi pendirian pabrik di wilayahnya. 

Eks Bupati Subang Imas Aryumningsih  tengah mengajukan permohonan Justice Collaborator (JC). Menurutnya, itu merupakan hak sebagai warga negara.

Eks Bupati Subang, Imas Aryumningsih dituntut hukuman penjara delapan tahun, denda Rp 500 juta, subsider kurungan enam bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut mantan Kepala Badan Pembinaan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kabupaten Bandung Barat.

End of Story

No More Page To Load