Sengketa hukum antara BUMD PT Perdana Multiguna Sarana (PMgS) dengan mitranya, yakin PT Bravo Delta Persada kini memasuki babak baru. PT PMgS harus membayar utang Rp 8 miliar kepada PT Bravo Delta Persada.

Permasalahan hutang piutang antara PT. Perdana Multi Guna Sarana (PMgS) dengan PT. Bravo Delta Persada (BDP) sebagai mitra Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tersebut memasuki tahapan eksekusi penyitaan asset.

Riwayat PT. Perdana Multiguna Sarana (PT. PMgS) dikhawatirkan akan berakhir awal Januari 2018 ini. Pasalnya, Pengadilan Negeri Bale Bandung Kabupaten Bandung akan melakukan sita asset BUMD milik Pemerintah KBB untuk membayar hutang kepada pihak ketiga.