PT. Tridarma membuang limbah yang masih berasap, berbau menyengat dan hitam pekat ke anak sungai Citarum, pada pukul 18.56 WIB, Selasa malam (29/5/18).

Dan Sektor 21 Kol. Inf. Yusef Sudrajat menutup saluran limbah PT. Sinar Pangjaya Mulya dengan mengecornya, setelah sebelumnya pabrik yang berdomisili di Leuwigajah Cimahi Selatan tersebut diberi peringatan bahkan sudah dilaporkan ke DLH Kota Cimahi.

Satgas Sektor 21 Citarum Harum mengancam akan menutup saluran pembuangan limbah PT Sinar Pang Jaya, Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat, perusahaan yang telah teregistrasi pada DLH mencapai 318 unit. Sementara yang sudah terawasi baru 156 perusahaan.

Satgas Sektor 21 Citarum Harum melakukan pengecekan ulang sejumlah pabrik di Kota Cimahi pada Senin (14/5/2018). Hasilnya, pabrik-pabrik itu kedapatan masih membuang limbah langsung ke aliran sungai.

Pemerintah Kota Cimahi akan mengumpulkan semua pemilik pabrik di Kota Cimahi. Rencananya, mereka akan dikumpulkan pada 15 Mei mendatang.

Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna mengaku dilematis terkait permasalahan pabrik-pabrik nakal di Kota Cimahi.

Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna menduga, masih banyak pabrik yang beroperasi di Cimahi yang membuang langsung ke aliran sungai tanpa proses Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Hingga Jum'at (4/5/2018), Satgas Sektor 21 Citarum Harum telah menciduk 19 pabrik di Kota Cimahi yang membuang limbah langsung ke aliran sungai tanpa melalui proses Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang baik.

Kasus buang limbah langsung oleh pabrik tanpa proses Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di Kota Cimahi kembali ditemukan Satgas Citarum Harum Sektor pada Jum'at (4/5/2018).

End of Story

No More Page To Load