Perusahaan Sekelas PT. Ultra Jaya belum memiliki dokumen Amdal (analisis dampak lingkungan). 

Keresahan warga Gadobangkong akibat bau limbah PT. Ultra Jaya, yang diwarnai aksi demo berjilid-jilid dan pertemuan yang menemui jalan buntu, menguak tabir ternyata selama ini PT. Ultra Jaya belum memiliki Analisis Dampak Lingkungan (Amdal).

Warga Desa Gadobangkong, Kec. Ngamprah. Kab. Bandung Barat (KBB), yang tinggal di sekitar PT. Ultra Jaya masih harus menunggu

Ketua RW 5 Gadobangkong, Sulaeman Mubarok yang ditemui dikediamannya menyatakan selain menuntut penyelesaian masalah bau limbah, pihaknya mengejar dana Corparate Social Responsibility (CSR)

Selasa, 3 Oktober 2017 14:28

Solusi Ultra Jaya Jalan di Tempat

Pertemuan perwakilan warga dengan PT. Ultra Jaya tadi malam (2/10) di Aula Desa Gadobangkong

Menindaklanjuti hasil pertemuan di Gedung Haji Budi Sudrajat (HBS) Desa Cimareme pada Kamis (28/9) antara PT. Ultra Jaya dengan Warga Desa Gadobangkong yang diwarnai aksi walkout

Uji laboratorium terhadap limbah PT. Ultra Jaya yang menyatakan masih dalam batas aman itu tidak salah, cuman dalam undang-undang lingkungan menyatakan bahwa setiap orang berhak mendapatkan ingkungan yang baik dan sehat.

Menanggapi polusi bau limbah PT. Ultra Jaya yang dikeluhkan warga Gadobangkong sehingga mengundang aksi demo

Pihak konsultan PT. Tata Tirtha dan perwakilan PT. Ultra Jaya menghindar ketika akan diwawancara wartawan terkaiit dengan pertemuan antara warga Desa Gadobangkong dengan PT Ultra Jaya.

Lebih dari seribu warga Desa Gadobangkong Ngamprah mengikuti pertemuan dengan pihak PT. Ultra Jaya.

End of Story

No More Page To Load