Senin, 3 Mei 2021 12:23

Kelangkaan Global Paksa Produsen Smartphone Bikin Chip Sendiri

Reporter : Lizikri Damar Tanjung Novela Andelin
Chip semikonduktor sedang mengalami kelangkaan tahun ini.
Chip semikonduktor sedang mengalami kelangkaan tahun ini. [The Motley Fool]

Limawaktu.id – Kelangkaan stok komponen chip semikonduktor secara global telah menggerakkan berbagai produsen smartphone untuk mengembangkan chip mereka sendiri.

Dua produsen yang saat ini sedang mengembangkan komponen itu adalah Xiaomi dan Samsung, yang berminat untuk mengembangkan chip berbasis silicon khusus.

Chip khusus tersebut menjadi alternatif bagi para produsen lain yang berusaha mengatasi kelangkaan ini, sebagaimana dikutip dari GizmoChina pada Senin (3/5/2021).

Google merupakan salah satu produsen lain yang dilaporkan sedang mengembangkan System on a Chip (SoC) khusus bernama “Whitechapel”, yang dirancang untuk seri ponsel Pixel 6 baru.

Lebih jauh lagi mengenai Xiaomi dan Samsung, dua produsen ini dikabarkan memang sedang bekerjasama mengembangkan chip ARM baru.

Melansir Kompas.com, isu tersebut berhembus di tengah kelangkaan chip semikonduktor dunia. Namun kedua pihak belum memberikan konfirmasi atas kerja sama itu.

Dilaporkan bahwa chip yang sedang dikembangkan menggunakan arsitektur Cortex-X2, yang belum diumumkan sama sekali oleh pihak ARM.

Menurut ARM, arsitektur tersebut diharapkan meluncur pada akhir 2021 mendatang.

Sedangkan untuk pengolah grafis (GPU), Xiaomi disebut akan tetap menggunakan GPU Mali milik ARM.

Hal ini dikarenakan GPU yang dibuat Samsung-AMD memiliki unit yang terbatas dan dikhawatirkan tidak dapat memenuhi permintaan.

Selain smartphone, kelangkaan ini juga berimbas pada industri mobil listrik dan peralatan rumah tangga.

Baca Lainnya